SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Kecelakaan laut kembali terjadi di wilayah pesisir selatan Kabupaten Sukabumi. Seorang remaja dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus laut di kawasan Pantai Karangnaya, tepatnya di sekitar area Hotel SBH, Kecamatan Cikakak, pada Minggu (22/3/2026) siang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat dua orang remaja diketahui tengah berenang di pesisir pantai. Namun, tanpa disadari, keduanya terseret arus kuat yang mengarah ke tengah laut.
Korban dalam kejadian ini diketahui bernama Sayid Hidayatullah (14), warga Kampung Paku Haji RT 44/RW 19, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Sementara satu korban lainnya, Raka (15), yang berasal dari alamat yang sama, berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat oleh petugas penjaga pantai (Balawista) yang sigap melakukan pertolongan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, saat kedua korban berjuang melawan arus laut, petugas Balawista segera melakukan upaya penyelamatan. Raka berhasil dievakuasi lebih dulu, sementara Sayid Hidayatullah hilang terseret arus deras dan tidak terlihat di permukaan.
Tim gabungan yang terdiri dari unsur Balawista, relawan, serta aparat setempat langsung melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir area pantai hingga ke titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.
Sekitar pukul 17.00 WIB, atau tiga jam setelah kejadian, jenazah korban akhirnya ditemukan. Tubuh korban terlihat di sekitar pecahan ombak dan terbawa arus hingga ke pinggir pantai dengan jarak kurang lebih 200 meter dari lokasi awal korban dilaporkan hilang.
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke Puskesmas Cikakak untuk penanganan lebih lanjut. Pihak keluarga korban pun langsung dihubungi untuk proses identifikasi dan penanganan selanjutnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko berenang di kawasan pantai selatan yang dikenal memiliki arus kuat dan ombak besar, terutama di wilayah Kecamatan Cikakak. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk selalu waspada serta mematuhi arahan petugas penjaga pantai guna menghindari kejadian serupa.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif, sementara pihak terkait terus meningkatkan pengawasan di kawasan pantai guna memastikan keselamatan para pengunjung.
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














