SUARARAKYAT.info|| KEDIRI – Sebagai persiapan Mudik Idul Fitri 1447 H/2026 yang akan dilakukan sebagian besar masyarakat, petugas kesehatan di Posko Mudik Simpang Bogo mengimbau agar perjalanan pulang kampung dilakukan dalam kondisi sehat dan bugar. Memaksakan diri dalam kondisi kesehatan tidak fit berpotensi menyebabkan perjalanan tidak nyaman bahkan berujung pada kecelakaan fatal.
Beberapa permasalahan kesehatan yang perlu diwaspadai saat mudik antara lain kecelakaan lalu lintas, kelelahan, penurunan imunitas, dan penularan penyakit. Petugas kesehatan menyampaikan pentingnya menjaga stamina tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat dan bersih seperti buah serta sayuran. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang atau minuman keras saat berkendara, serta mengendalikan emosi agar stamina tetap prima.
Petugas juga menekankan langkah-langkah penting lainnya, yaitu minum air yang cukup, tidak begadang sebelum berkendara, dan melakukan peregangan setiap 4 jam atau saat merasa lelah. Peregangan memiliki manfaat seperti mengurangi ketegangan otot, risiko masalah punggung, cedera atau kram, serta meningkatkan relaksasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk memastikan perjalanan aman, masyarakat diimbau untuk memeriksa kondisi kesehatan pengemudi terlebih dahulu. Pemeriksaan dapat dilakukan secara gratis di Puskesmas, klinik, atau pos kesehatan umum, termasuk di Posko Mudik Simpang Bogo. Prosedurnya sederhana dan meliputi pemeriksaan tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, kadar gula darah, serta tes alkohol dan narkoba. Konsultasi hasil pemeriksaan juga tersedia untuk memastikan pengemudi layak berkendara.
Selain itu, pentingnya penanganan korban kecelakaan yang benar juga menjadi sorotan. Angka kecelakaan saat mudik masih tinggi, dan ketidaktahuan cara menolong sering menyebabkan kondisi korban memburuk. Masyarakat dapat segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat atau pusat layanan darurat Kabupaten Kediri melalui nomor 119 atau 085 212 117 119 saat menemukan kecelakaan.
Langkah penanganan yang benar adalah: pastikan diri aman, amankan lokasi kejadian, matikan mesin kendaraan yang terlibat, prioritaskan korban yang masih hidup, pindahkan dengan hati-hati jika memungkinkan, dan jangan memindahkan kendaraan karena merupakan bukti kepolisian. “Sedikit kepedulian kita bisa menyelamatkan jiwa,” pungkas petugas.
Penulis : Agus
Editor : Red
Sumber Berita : suararakyat.info














