Diduga Asisten Rumah Tangga di Mess Bos Pabrik Garmen Sukabumi Melahirkan, Keterangan Narasumber dan Pihak Keamanan Berbeda

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Sebuah peristiwa yang terjadi di lingkungan mess perusahaan salah satu pabrik garmen di wilayah Kabupaten Sukabumi menjadi perbincangan warga sekitar. Seorang perempuan yang diduga bekerja sebagai asisten rumah tangga di mess milik pimpinan perusahaan tersebut dilaporkan melahirkan pada Kamis (26/2/2026).

Informasi awal diperoleh dari seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia menyebutkan bahwa perempuan tersebut selama ini diketahui bekerja sebagai pembantu rumah tangga di mess yang lokasinya berada di belakang area pabrik.

“Betul, waktu itu melahirkan. Soal status sudah menikah atau belum saya kurang tahu jelas. Yang pasti dia bekerja sebagai pembantu di mess tersebut,” ungkap narasumber kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan yang dihimpun, proses persalinan tersebut diduga berlangsung dengan bantuan tenaga kesehatan setempat setelah yang bersangkutan diantar oleh petugas keamanan (security). Namun, detail kronologi serta status administratif perempuan tersebut masih belum dapat dipastikan secara utuh.

Pihak Perusahaan Belum Beri Penjelasan Resmi

Tim media mencoba melakukan konfirmasi langsung ke perusahaan yang disebutkan oleh narasumber. Saat mendatangi lokasi pabrik, pihak keamanan menyampaikan bahwa mereka belum dapat memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.

“Mohon maaf Pak, terkait yang bapak konfirmasi itu bukan kewenangan kami. Ada pihak pimpinan yang lebih berhak menyampaikan. Soal kejadian itu kami juga belum tahu. Baru dengar sekarang. Kebetulan saat ini HRD sedang dalam perawatan karena sakit. Mungkin lain waktu bisa datang kembali,” ujar salah satu petugas keamanan di lokasi.

Pernyataan tersebut menimbulkan perbedaan informasi dengan keterangan narasumber sebelumnya yang menyebutkan adanya peristiwa persalinan tersebut di lingkungan mess perusahaan.

Bidan Benarkan Ada Persalinan

Di tempat terpisah, tim media mencoba menggali informasi ke salah satu bidan di wilayah Kecamatan Parungkuda. Bidan yang bersangkutan membenarkan bahwa pada tanggal tersebut memang ada seorang perempuan yang melahirkan dan diantar oleh petugas keamanan.

READ  Diduga Cemari Sungai Jentu, PT SMS Didesak Bertanggung Jawab: Aktivis Minta Penegakan Hukum Lingkungan di Kapuas Hulu

“Benar, ada yang melahirkan waktu itu. Yang mengantar security. Soal sudah menikah atau belum saya tidak tahu, karena tidak ditanya lebih lanjut. Saat pendataan saya sempat menanyakan nama suami untuk administrasi. Katanya suaminya bekerja sebagai satpam di Jakarta. Untuk identitas lengkap mohon maaf, saya tidak bisa memberikannya,” jelas bidan tersebut pada Rabu (4/3/2026).

Meski demikian, bidan tersebut tidak menjelaskan lebih jauh mengenai hubungan perempuan itu dengan pihak perusahaan maupun lokasi tempat tinggalnya secara spesifik, dengan alasan menjaga kerahasiaan data pasien.

Masih Didalami

Adanya perbedaan keterangan antara narasumber dan pihak keamanan perusahaan membuat informasi ini masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen perusahaan terkait dugaan tersebut.

Tim media menyatakan akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memastikan kejelasan informasi serta memberikan pemberitaan yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

Catatan Redaksi

Redaksi SUARARAKYAT.info menegaskan bahwa berita ini disusun berdasarkan keterangan narasumber yang dapat dipertanggungjawabkan serta upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 1 angka 11 dan Pasal 5 ayat (2) dan (3), setiap pihak yang merasa dirugikan atau keberatan atas pemberitaan ini memiliki hak jawab dan hak koreksi.

Redaksi membuka ruang klarifikasi seluas-luasnya kepada manajemen perusahaan maupun pihak terkait lainnya guna menjaga prinsip keberimbangan, akurasi, serta asas praduga tak bersalah dalam setiap produk jurnalistik.

Penulis : Hs/Tim

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun
Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan
Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi
Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi
Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi
Kapolsek Kalibunder Pastikan Penanganan Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Alfamart Dilakukan Sesuai Prosedur
SIMPUL Sukabumi Gelar Aksi Damai, Soroti Mangkraknya Pembangunan RSB Bebeza dan Transparansi Dana Umat di BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Jalan Kabupaten Terabaikan, Warga Jampang Tengah Tandu Pasien 10 Km Demi Akses Layanan Kesehatan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:56 WIB

BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:45 WIB

Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:54 WIB

Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:16 WIB

Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi

Berita Terbaru