Komisi II DPRD Sukabumi Kawal Prioritas Agroindustri dan Pariwisata Parungkuda dalam Musrenbang 2026

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Komitmen penguatan sektor ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi II, Teddy Setiadi, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Parungkuda Tahun 2026 yang digelar di Aula Kecamatan Parungkuda, Jumat (13/2/2026).

Musrenbang yang menjadi bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tersebut mengangkat tema “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata”. Tema ini dinilai relevan dengan karakteristik wilayah Parungkuda yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perdagangan, UMKM, serta pengembangan destinasi wisata berbasis potensi lokal.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur legislatif lintas fraksi, di antaranya Bayu Pramana dari Fraksi PKB serta anggota DPRD dari Fraksi PKS. Hadir pula Kapolsek Parungkuda, Camat Parungkuda, unsur BPD, para kepala desa dan perangkat desa se-Kecamatan Parungkuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua MUI, serta Ketua DMI Kecamatan Parungkuda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisi II Siap Kawal Anggaran Tepat Sasaran

Dalam sambutannya, Teddy Setiadi yang membidangi sektor perekonomian, pertanian, perdagangan, dan perindustrian menegaskan bahwa Komisi II DPRD memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan usulan masyarakat benar-benar masuk dalam skala prioritas dan mendapat dukungan anggaran yang proporsional.

Menurutnya, Parungkuda tidak hanya memiliki potensi pertanian yang kuat, tetapi juga peluang besar dalam pengembangan agroindustri berbasis hasil pertanian lokal.

“Komisi II siap mengawal setiap usulan prioritas, khususnya yang berkaitan dengan pertanian, UMKM, serta pengembangan pariwisata. Infrastruktur dan dukungan program harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar formalitas perencanaan,” tegas Teddy.

Ia menambahkan, penguatan agroindustri harus diarahkan pada peningkatan nilai tambah produk lokal. Artinya, hasil pertanian tidak lagi dijual dalam bentuk mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi yang mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur pendukung seperti jalan usaha tani, jaringan irigasi, akses distribusi, hingga fasilitas penunjang desa wisata.

Pembangunan Berbasis Pemerataan dan Pemberdayaan

Senada dengan itu, Bayu Pramana menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga harus berlandaskan pemerataan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

READ  Serap Aspirasi Warga Sukaraja, Uden Abdunatsir Fokus Isu BPJS, Guru Madrasah, dan Keterbatasan Anggaran Daerah

“Kita ingin setiap program yang diusulkan benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga. Sinergi antara desa, kecamatan, dan kabupaten harus diperkuat agar tidak ada program yang tumpang tindih dan semuanya tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, Musrenbang harus menjadi ruang partisipatif yang substansial, bukan sekadar agenda tahunan. Setiap usulan desa perlu dikaji secara matang berdasarkan kebutuhan riil dan potensi unggulan masing-masing wilayah.

Parungkuda Fokus Bangun Ekosistem Agroindustri dan Wisata

Camat Parungkuda dalam paparannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam menentukan arah pembangunan wilayah ke depan. Ia berharap seluruh desa menyampaikan usulan yang benar-benar prioritas dan berbasis hasil musyawarah masyarakat.

“Fokus kita adalah memperkuat sektor agroindustri dan pariwisata sebagai penggerak ekonomi Kecamatan Parungkuda. Kita ingin membangun ekosistem yang saling mendukung, mulai dari produksi, pengolahan, pemasaran, hingga promosi wisata,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kekompakan dan kondusivitas wilayah demi mendukung kelancaran pembangunan. Stabilitas keamanan dan kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Usulan Strategis Desa

Dalam forum tersebut, berbagai usulan strategis disampaikan para kepala desa, di antaranya:

Peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antar desa

Perbaikan dan perluasan jaringan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan

Bantuan sarana dan prasarana pertanian

Pelatihan serta pendampingan bagi pelaku UMKM

Pengembangan desa wisata berbasis potensi alam, budaya, dan ekonomi kreatif

Sejumlah desa juga menyoroti pentingnya akses permodalan, pemasaran digital, serta kolaborasi dengan pihak swasta untuk memperkuat daya saing produk lokal.

Dukungan DPRD dan Forkopimcam

Kehadiran unsur DPRD lintas fraksi serta Kapolsek Parungkuda menunjukkan dukungan penuh terhadap proses perencanaan pembangunan yang partisipatif dan transparan. Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan unsur Forkopimcam diharapkan mampu mempercepat realisasi program prioritas.

Melalui Musrenbang ini, Kecamatan Parungkuda diharapkan mampu merumuskan skala prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Dukungan penuh DPRD Kabupaten Sukabumi, khususnya Komisi II, menjadi salah satu kunci agar penguatan agroindustri dan pariwisata benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi lokal pada tahun-tahun mendatang.

Penulis : Rizwan

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Subangjaya Keluhkan Jalan Rusak, PJU hingga Dana RT/RW dalam Reses Suhud Jaya Kusuma
Ribka Tjiptaning Gandeng Bambang Pacul, Gelar Sosialisasi MPR RI 2026 Bersama Tenaga Kesehatan di Sukabumi
PDIP Sukabumi Panaskan Mesin Politik 2029, Adian Napitupulu Serukan Kader Turun Total Bela Rakyat
Mahasiswa UMMI Dibekali Perspektif Praktis, Anggota DPR RI Heri Gunawan Soroti Fungsi Pengawasan DPR
Anggota DPR RI Dari Fraksi PDI Perjuangan, IR. Rudianto Tjen, Menggelar Reses Di Desa Berbura
Ahmad Surachman, S.Pd Siap Maju Pilkades Karang Sentosa 2026–2034, Usung Desa Madani dan Transparan
Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Uden Abdunnatsir: Insentif Kecil Masih Dipotong, Pengawas Jangan Pungli
Yakub F Ismail: Membaca Arah Politik NasDem
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 05:31 WIB

Warga Subangjaya Keluhkan Jalan Rusak, PJU hingga Dana RT/RW dalam Reses Suhud Jaya Kusuma

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:43 WIB

Ribka Tjiptaning Gandeng Bambang Pacul, Gelar Sosialisasi MPR RI 2026 Bersama Tenaga Kesehatan di Sukabumi

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:05 WIB

PDIP Sukabumi Panaskan Mesin Politik 2029, Adian Napitupulu Serukan Kader Turun Total Bela Rakyat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:40 WIB

Mahasiswa UMMI Dibekali Perspektif Praktis, Anggota DPR RI Heri Gunawan Soroti Fungsi Pengawasan DPR

Selasa, 28 April 2026 - 15:30 WIB

Anggota DPR RI Dari Fraksi PDI Perjuangan, IR. Rudianto Tjen, Menggelar Reses Di Desa Berbura

Berita Terbaru

POLRI

Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41

Senin, 25 Mei 2026 - 09:21 WIB