SUARARAKYAT.info|| SUKABUMI – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Galuh Naufal Munawar, melaksanakan kegiatan reses masa sidang ke-II di Jalan Arif Rahman Hakim, Minggu (8/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait persoalan infrastruktur jalan dan pelayanan BPJS Kesehatan.
Sejak awal kegiatan, warga tampak antusias menyampaikan keluhan dan harapan mereka. Salah satu persoalan yang paling banyak disoroti adalah kondisi jalan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah. Warga menilai, kerusakan tersebut semakin membahayakan saat musim hujan karena licin dan rawan kecelakaan.
“Kalau hujan turun, jalan jadi berlubang dan tergenang. Sudah beberapa kali ada pengendara motor yang jatuh,” ujar salah seorang warga dalam forum dialog.(11/2/2026)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut warga, kondisi jalan yang tidak layak bukan hanya berdampak pada keselamatan, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari. Mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam yang sifatnya sementara.
Menanggapi aspirasi tersebut, Galuh Naufal Munawar menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional anggota dewan untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
“Reses ini bukan sekadar agenda formalitas, tetapi momentum penting bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan warga. Semua yang disampaikan hari ini akan kami catat dan perjuangkan dalam forum resmi di DPRD,” ujar Galuh.
Sebagai pimpinan di Komisi III yang membidangi infrastruktur dan pembangunan, Galuh menyatakan bahwa persoalan jalan rusak akan menjadi salah satu prioritas yang akan ia dorong dalam pembahasan anggaran dan pengawasan program kerja pemerintah daerah.
“Kondisi jalan yang rusak tentu berdampak luas, baik terhadap aktivitas ekonomi maupun keselamatan masyarakat. Ini akan menjadi perhatian serius kami di Komisi III, terutama dalam fungsi pengawasan dan penganggaran agar perbaikannya bisa terealisasi secara maksimal,” tegasnya.
Selain infrastruktur, isu pelayanan BPJS Kesehatan juga menjadi perhatian dalam reses tersebut. Warga menyampaikan berbagai kendala yang mereka alami, mulai dari persoalan administrasi, antrean panjang, hingga keterbatasan akses layanan di fasilitas kesehatan tertentu.
Menanggapi hal itu, Galuh mengakui bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijamin kualitas dan kemudahannya.
“Kesehatan adalah hak dasar warga. Jika masih ada kendala dalam pelayanan BPJS, baik secara administratif maupun teknis di lapangan, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait serta pihak fasilitas kesehatan agar ada solusi yang konkret dan berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, aspirasi yang dihimpun dalam reses tidak akan berhenti pada tahap pencatatan, melainkan akan dibawa dalam rapat-rapat kerja dan pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada Wali Kota Sukabumi sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan ke depan. Kami ingin apa yang menjadi keluhan warga dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan regulasi yang berlaku,” ungkapnya.
Galuh juga menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, DPRD memiliki fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi yang harus dijalankan secara optimal demi kepentingan publik.
“Komunikasi antara DPRD dan pemerintah kota harus berjalan seiring. Setiap masukan dari masyarakat akan kami kawal dan komunikasikan agar bisa direalisasikan melalui program yang tepat sasaran,” tuturnya.
Kegiatan reses tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan interaktif. Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan benar-benar mendapatkan perhatian dan tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah.
Dengan adanya reses ini, masyarakat menaruh harapan agar pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi dapat terus ditingkatkan, sehingga kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi secara adil dan merata.
Penulis : Prim RK
Editor : Red
Sumber Berita: Suararakyat.info














