Jalan Nasional Cibadak–Pelabuhan Ratu Rusak Parah, Pengguna Jalan Keluhkan Ancaman Keselamatan

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Sukabumi – Kondisi Jalan Nasional Cibadak–Pelabuhan Ratu kembali menuai keluhan dari masyarakat. Jalan yang menjadi urat nadi penghubung wilayah Sukabumi dengan kawasan pesisir selatan Jawa Barat tersebut mengalami kerusakan cukup parah, dengan banyak lubang menganga dan permukaan aspal yang hancur, terutama di wilayah Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Pantauan di lapangan pada Rabu (14/1/2026) sore menunjukkan sejumlah titik jalan tergenang air hujan yang menutupi lubang-lubang besar di badan jalan. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, terutama kendaraan angkutan barang dan bus yang melintas setiap hari.

Asep (48), seorang sopir truk pengangkut sayuran yang setiap hari melintas menuju wilayah Jabodetabek, mengaku sangat terganggu dengan kondisi jalan tersebut. Menurutnya, kerusakan jalan semakin parah saat musim hujan karena lubang-lubang tertutup air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap hari saya lewat sini bawa sayuran ke Jakarta. Jalannya banyak yang rusak dan berlubang. Kalau hujan begini malah lebih parah, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Sangat berisiko, bisa bikin kendaraan rusak atau kecelakaan,” keluh Asep.

Ia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat segera turun tangan memperbaiki infrastruktur jalan nasional tersebut, mengingat jalur ini memiliki peran vital dalam mendukung distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

READ  Cuaca Ekstrem Masih Bayangi Pesisir Selatan, TNI AL Himbau Nelayan Jayanti Waspada Saat Melaut

Keluhan serupa juga disampaikan Wawan (38), seorang pengguna sepeda motor yang bekerja sebagai karyawan swasta. Ia mengaku harus ekstra waspada setiap melintasi jalur tersebut, khususnya pada malam hari atau saat hujan turun deras.

“Kalau naik motor sangat berbahaya. Banyak lubang yang dalam, dan sering tidak kelihatan. Jangan sampai ada korban kecelakaan dulu baru diperbaiki,” ujar Wawan dengan nada khawatir.

Menurut warga sekitar, kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung cukup lama dan hanya dilakukan penambalan sementara yang tidak bertahan lama. Curah hujan tinggi membuat aspal kembali terkelupas dan lubang semakin melebar.

Masyarakat dan para pengguna jalan berharap adanya perhatian serius dari instansi terkait, baik Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) maupun pemerintah daerah, untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh dan permanen. Mereka menilai keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama, mengingat jalur Cibadak–Pelabuhan Ratu merupakan jalur strategis yang menghubungkan pusat ekonomi, pariwisata, dan distribusi logistik di wilayah Sukabumi.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi jalan nasional tersebut masih rusak dan rawan kecelakaan, sementara aktivitas kendaraan tetap padat melintas setiap harinya.

Penulis : Dfa

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan
Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas
Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat
Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan
Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG
Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat
Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan
Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:32 WIB

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:54 WIB

Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG

Berita Terbaru