Dian Siswarini Ungkap Deretan Program Telkom untuk Percepat Transformasi Digital UKM

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menunjukkan komitmen nyata bagi pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya adalah memberikan bantuan alat produksi kepada Sukma Jahe, produsen minuman bubuk instan Sarabba.

Bantuan berupa alat peras tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini saat mengunjungi rumah sekaligus lokasi produksi Sukma Jahe di Makassar, Kamis (27/11).

Dian berdiskusi dengan pemilik Sukma Jahe, pasangan Zukri dan Rita Suryaningsih, sekaligus meninjau proses pembuatan minuman berbahan jahe dan gula aren tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut Dian mengatakan bahwa pengembangan UMKM itu menjadi salah satu prioritas Telkom Indonesia. Sebab, lanjut Dian, UMKM merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi negara. “UMKM adalah penopang ekonomi negara,” ucapnya

Menurutnya, dukungan yang diberikan PT Telkom kali ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga pemasaran agar UMKM dapat memperluas jangkauannya.

“Penting bagi kami untuk mendukung mereka, baik melalui permodalan maupun penyediaan peralatan dari mulai proses produksi sampai pemasaran. Harapannya, UMKM bisa naik kelas bahkan menembus pasar internasional,” sambungnya.

Dlam kesempatan dialog tersebut, Zukri menjelaskan mengenai proses produksi. Ia mengatakan bahwa Sukma Jahe selama ini diolah secara manual.

”Jadi mulai dari proses pemerasan jahe merah hingga pengepakan tiap saset dilakukan secara manual para pekerja yang berjumlah tujuh orang,” papar Zukri.

Lelaki berdarah Makassar ini mengatakan, para pekerja ini bekerja secara shift yang dibagi dalam dua shift. yang shift pagi hingga siang dan shift siang hingga sore.

“Kami tidak memberlakukan shift secara penuh. Karena kami tidak ingin mengganggu waktu pekerja kami untuk mengurusi keluarganya,” jelas Zukri.

“Para pekerja kami adalah warga yang bermukim di sekitar rumah produksi kami,” timpal Rita Suryaningsih.

Untuk mendukung proses produksinya, lanjut Rita, pihaknya bekerja sama dengan para supplier. ”Untuk jahe merah misalnya, kami bekerja sama dengan supplier dari Maros dan Mamuju. Selain itu kami juga membuka peluang kerja sama dengan supplier dari daerah lain, sebab setiap hari kami membutuhkan jahe merah original hingga 200 kilogram,” terang Rita.

READ  Respons Cepat Bencana Sumatra, TelkomGroup Siapkan Backup Satelit untuk Stabilkan Jaringan

“Sedangkan gula aren dipasok langsung dari petani di Bulukumba dan Soppeng. Kami juga turut membina petani untuk menghasilkan gula berkualitas,” sambung dia.

Produk Sukma Jahe memiliki keunggulan lain, yakni penggunaan bahan-bahan alami seperti jahe merah dan gula aren, tanpa santan. Sebagai gantinya, Sukma Jahe mengganti dengan krimer berbahan ubi yang dinilai lebih sehat.

Lebih jauh Rita menjelaskan, varian rasa Sarabba dari Sukma Jahe meliputi Original, Extra Pedas, dan Mocca,. Saat ini, kapasitas produksi mencapai 25 ribu sachet per bulan dengan omzet Rp50-70 juta.

Usaha Sukma Jahe bermula pada 2008 dan mulai berkembang pesat setelah dipindahkan ke Makassar pada 2012. Perjalanan usaha ini tidak selalu mulus.

Pada awal merintis, mereka harus gencar memperkenalkan produk ke berbagai instansi dan mengikuti pameran. Situasi makin berat saat pandemi Covid-19, ketika harga jahe merah melonjak dari Rp15 juta menjadi Rp75 juta per ton.

Sukma Jahe juga merupakan UMKM binaan Telkom yang mendapatkan pelatihan pemasaran, pengemasan, serta dukungan promosi melalui platform digital PaDi UMKM.

Kini Sukma Jahe telah dipasarkan di sejumlah ritel modern seperti Hero, Mitra, Farmers Market, Grand Toserba, Ektong, dan Coklat Tanah, serta hampir semua toko oleh-oleh di kawasan Somba Opu.

Dalam dua tahun terakhir, Sukma Jahe telah merambah pasar internasional melalui kerja sama maklon dengan pembeli dari India, Inggris, Singapura, dan Malaysia.

Meski begitu, fokus utama mereka tetap pada pasar domestik, khususnya Makassar dan Sulawesi Selatan. Sarabba produksi Sukma Jahe kini menjadi pemasok bagi banyak warkop dan kafe di Makassar.

Produk ini memiliki masa kedaluwarsa hingga 10 bulan, lebih cepat dari potensi maksimal satu tahun demi menjamin kualitas. Produk yang melewati masa edar pun tetap dimanfaatkan sebagai pupuk.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
Rasa Rumah di Tengah Laut, Pelayanan Makan KM Dorolonda Jadi Andalan Penumpang Rute Surabaya–Jayapura
Pererat Silaturahmi di Tengah Laut, Nahkoda dan Seluruh Crew KM Dorolonda Gelar Halal Bihalal di Atas Kapal
Diatas KM Dorolonda Crew Bersama Penumpang Gelar Sholat Id Bersama Penuh Khidmat: Selamat Hari Raya Idhul Adha 1447 Hijriah
KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”
Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat
Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.
Pelni Sorong Sampaikan Jadwal Kapal Rutin di Bulan Mei 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:05 WIB

Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Rasa Rumah di Tengah Laut, Pelayanan Makan KM Dorolonda Jadi Andalan Penumpang Rute Surabaya–Jayapura

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:01 WIB

Pererat Silaturahmi di Tengah Laut, Nahkoda dan Seluruh Crew KM Dorolonda Gelar Halal Bihalal di Atas Kapal

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:58 WIB

Diatas KM Dorolonda Crew Bersama Penumpang Gelar Sholat Id Bersama Penuh Khidmat: Selamat Hari Raya Idhul Adha 1447 Hijriah

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:57 WIB

KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”

Berita Terbaru