Bantuan Pupuk Organik Cair Dorong Produktivitas Petani Cikembar, Wujud Sinergi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi-Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kemajuan sektor pertanian tampak jelas dalam kegiatan pembagian Bantuan Pupuk Organik Cair (POC) kepada para kelompok tani se-Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Program ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produksi hasil pertanian rakyat.Sabtu (25/10/2025)

Kegiatan penyerahan bantuan pupuk tersebut berlangsung di Aula Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cikembar pada Jumat (24/10/2025). Acara dihadiri oleh berbagai unsur penting seperti Muspika Kecamatan Cikembar, Pemerintahan Desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta kelompok tani penerima manfaat bantuan POC.

Kepala BPP Kecamatan Cikembar secara langsung menyerahkan bantuan pupuk organik cair tersebut kepada para kelompok tani. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dukungan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat baru bagi para petani dalam mengembangkan sistem pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan ini bukan hanya sekadar distribusi pupuk, tetapi juga bagian dari upaya bersama memperkuat sektor pertanian di tingkat lokal. Kami ingin petani di Cikembar semakin mandiri dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Susi Astuti, selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Bojongkembar, yang mewakili seluruh PPL se-Kecamatan Cikembar, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, serta Muspika dan BPP Kecamatan Cikembar atas dukungan nyata dalam pemberian bantuan pupuk organik cair ini.

READ  Polsek Cisurupan Gelar Kerja Bhakti di Pasar Tradisional Cisurupan

“Kami para penyuluh dan petani sangat mengapresiasi perhatian pemerintah yang telah memberikan bantuan pupuk organik cair ini. Dukungan ini sangat berarti dalam meningkatkan kualitas tanah, hasil panen, serta kesejahteraan petani di wilayah kami,” tutur Susi Astuti.

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara berbagai unsur mulai dari pemerintah kecamatan, penyuluh, hingga para petani. Suasana kebersamaan dan antusiasme peserta menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap program ketahanan pangan nasional.

Program bantuan POC ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan pertanian di Kecamatan Cikembar. Penggunaan pupuk organik cair dinilai mampu memperbaiki struktur tanah, menekan biaya produksi, dan menghasilkan tanaman yang lebih sehat serta produktif.

Langkah kolaboratif ini juga menjadi bukti nyata bahwa peningkatan ketahanan pangan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan melalui sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan masyarakat tani itu sendiri.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan lintas sektor, para petani di Kecamatan Cikembar kini memiliki harapan baru untuk terus mengembangkan pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan menuju kemandirian pangan yang kuat dari desa.

(Iim Kaspiana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung
Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar
Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS
Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih
Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi
Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi
Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:06 WIB

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung

Rabu, 29 April 2026 - 06:43 WIB

Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar

Rabu, 29 April 2026 - 02:01 WIB

Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS

Rabu, 29 April 2026 - 01:40 WIB

Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi

Berita Terbaru