Ratusan Aktivis Gelar Aksi di Kedubes AS, Tolak Solusi Dua Negara dan Kutuk Genosida Gaza

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||JAKARTA – Ratusan aktivis dan simpatisan yang tergabung dalam Komite Solidaritas Palestina dan Yaman (KOSPY) menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di kawasan Gambir, Jakarta Pusat,minggu (19/10/2025)siang ini . Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan solidaritas dengan perjuangan kemerdekaan Palestina sekaligus mengecam Israel dan Amerika Serikat atas genosida yang berlangsung selama lebih dari dua tahun di Gaza.

Selain menyatakan dukungan dan kecaman, aksi tersebut juga secara tegas menolak wacana “Two State Solution” atau solusi dua negara. Solusi yang diusung oleh sejumlah negara, termasuk Pemerintah Indonesia, dinilai justru membuka pintu bagi pengakuan terhadap penjajahan Israel atas bangsa Palestina.

Pernyataan sikap resmi KOSPY yang diterima redaksi memuat enam poin utama:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Mengutuk Penjajahan dan Genosida: Aksi ini mengutuk keras penjajahan dan genosida oleh entitas Zionis Israel selama lebih dari 77 tahun atas bangsa Palestina, yang disebut sebagai “noda sejarah kemanusiaan dan HAM.” Mereka menyerukan agar entitas tersebut dibubarkan.

2. Menuntut Penghentian Pelanggaran: KOSPY menuntut dihentikannya 37 jenis pelanggaran yang dinyatakan terus dilakukan Zionis pasca-berlakunya gencatan senjata di Gaza.

READ  Diduga Jual BB Berjamaah, Subdit 1 Ditreskrimsus Narkoba Polda Lampung Dibubarkan

3. Menolak Sikap Presiden: Aksi ini secara khusus menolak wacana pengakuan atau legitimasi keberadaan Israel yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sikap pemerintah dinilai bertentangan dengan ideologi konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

4. Menolak Normalisasi: KOSPY menegaskan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel adalah haram dan merupakan bentuk pengkhianatan atas kemanusiaan, moralitas, agama, HAM, serta menciderai kedaulatan Indonesia. Mereka mendukung sikap konsisten rezim pemerintahan sebelumnya dalam membela Palestina.

5. Mengutuk Agresi ke Lebanon: Aksi ini juga mengutuk agresi Zionis Israel ke Lebanon yang dinilai mengganggu stabilitas perdamaian dan berpotensi memicu eskalasi serta peperangan yang lebih luas.

6. Mengecam Negara Pendukung dan Dorong BDS: KOSPY mengecam sikap hipokrisi negara-negara Barat dan Arab yang dianggap mendukung penjajahan Israel. Sebagai langkah nyata, mereka mendorong perluasan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) untuk melawan kolonialisme modern.

Aksi berlangsung tertib dan diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kedubes AS terkait unjuk rasa tersebut.

(Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komandan Kodaeral XIV Ajak Perkuat Kolaborasi Dukung Program Ketahanan Pangan
Kepemimpinan Baru di SPPG Cireunghas, Evaluasi Kinerja dan IPAL Jadi Prioritas
Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua
Satgas PPKPT Jadi Garda Depan Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus, Peran Masyarakat Dinilai Krusial untuk Wujudkan Keadilan
Kinerja Bupati Asep Japar Disorot, Sejumlah Pihak Nilai Dampaknya Belum Optimal
Guru Teladan Ibu Marsih Wafat, Jejak Pengabdian dan Ketulusan Dikenang Sepanjang Masa
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:41 WIB

Komandan Kodaeral XIV Ajak Perkuat Kolaborasi Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 27 April 2026 - 08:28 WIB

Kepemimpinan Baru di SPPG Cireunghas, Evaluasi Kinerja dan IPAL Jadi Prioritas

Minggu, 26 April 2026 - 13:58 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua

Minggu, 26 April 2026 - 13:44 WIB

Satgas PPKPT Jadi Garda Depan Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus, Peran Masyarakat Dinilai Krusial untuk Wujudkan Keadilan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:30 WIB

Kinerja Bupati Asep Japar Disorot, Sejumlah Pihak Nilai Dampaknya Belum Optimal

Berita Terbaru