Forum Kebangsaan Serukan Presiden Prabowo Kawal Misi Kemanusiaan ke Timur Tengah: Aktivis Indonesia Ditangkap Pasukan Israel, GAKORPAN Desak PBB Bertindak Tegas

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Jakarta-Situasi politik global yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah memantik perhatian serius para tokoh nasional, akademisi, dan aktivis kebangsaan Indonesia. Dalam acara Gebyar Forum Diskusi Kebangsaan, Bela Negara, Pancasila, dan UUD 1945 yang berlangsung di Pelataran Gedung Joang 45, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025), sejumlah tokoh lintas organisasi menyerukan agar Presiden RI Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto mengambil langkah tegas mendukung dan melindungi para aktivis kemanusiaan Indonesia yang tengah menjalankan misi kemanusiaan di wilayah konflik Palestina.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan ini dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, antara lain Dr. Bernard BBBBI Siagian, S.H., M.Ak.P. selaku Ketua DPP GAKORPAN; Dr. Kristianto Manullang, S.H., M.H.; Dr. Agip Supendi, S.H., M.H., praktisi hukum pidana internasional; Rusman Pinem, S.Sos, Ketua Gerakan Solidaritas Nasional Rumah Besar Relawan Prabowo Gibran 08; Bunda Tiur Simamora, tokoh perempuan dan aktivis PPWI; Dr. Moses Waimuri, S.H., M.Th., Ketua Aliansi Papua Bersatu NKRI; Drs. John Tampubolon, Ketua Umum Sarjana Pancasila; serta Dr. Nurdin Aliandi, Ketua Umum DPN BAKRI sekaligus pakar ekonomi nasional.

Dalam forum tersebut, para tokoh sepakat mengikrarkan satu suara: Pemerintah Indonesia harus mengawal para aktivis yang menjalankan misi kemanusiaan ke luar negeri, khususnya di kawasan konflik Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah jangan hanya diam atau mengabaikan. Para aktivis yang berangkat membawa misi kemanusiaan itu adalah duta-duta bangsa yang mengharumkan nama Indonesia di mata dunia,” tegas Dr. Bernard BBBBI Siagian, saat menutup acara tersebut.

Kecaman keras pun dilayangkan kepada Israel setelah laporan penangkapan ratusan aktivis global, termasuk dari Indonesia, yang tergabung dalam misi kemanusiaan Sumud Flotilla di perairan Gaza. Diketahui, sekitar 500 aktivis kemanusiaan diserbu dan ditangkap oleh pasukan Israel ketika berusaha menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Gaza. Para aktivis tersebut kemudian ditahan dan dipaksa masuk ke dalam fasilitas tahanan Israel.

Menanggapi peristiwa itu, DPP GAKORPAN menyayangkan tindakan Israel dan menyerukan agar PBB segera turun tangan membebaskan para aktivis tersebut.

“Jika para aktivis kemanusiaan saja dianggap musuh oleh Israel, maka sejatinya Israel telah menempatkan dirinya sebagai musuh seluruh negara yang menjunjung tinggi demokrasi dan hak asasi manusia,” ujar Dr. Agip Supendi, S.H., M.H. dalam forum.

Menurut para peserta diskusi, Israel merupakan negara dengan pelanggaran HAM terbanyak dan paling kejam dalam sejarah modern. Karena itu, mereka mendesak negara-negara di dunia untuk mengambil tindakan konkret, bukan sekadar kecaman diplomatik.

READ  GAKORPAN Bongkar Buku Hitam Mafia CPO: Negara Dituding Kalah oleh Oligarki, Rakyat Jadi Korban Sistemik

“Israel harus dihukum atas kejahatan perang yang terus berulang di Jalur Gaza. Dunia tidak boleh lagi berdiam diri,” ujar Bunda Tiur Simamora, yang juga dikenal sebagai tokoh kemanusiaan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Forum Kebangsaan dan Bela Negara Pancasila-UUD 1945 menyampaikan seruan terbuka kepada Presiden Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto agar segera mengambil langkah diplomatik dan perlindungan nyata terhadap para aktivis Indonesia yang ditangkap di wilayah konflik tersebut.

“Kami percaya, Presiden Prabowo bukan sekadar kepala negara, tetapi pemimpin bangsa yang memiliki visi besar Indonesia Emas 2045 dan komitmen terhadap kemanusiaan universal,” tegas Dr. Nurdin Aliandi, Ketua Umum DPN BAKRI.

Forum tersebut bahkan sepakat menulis surat resmi kepada Presiden Prabowo, yang berisi dukungan penuh agar Indonesia mengambil posisi strategis dalam isu kemanusiaan global dan perdamaian dunia, khususnya di Palestina.

“Kami ingin Indonesia kembali menjadi matahari bagi bangsa-bangsa tertindas, seperti cita-cita Bung Karno. Tidak ada tempat bagi penjajahan di atas dunia ini,” lanjut Rusman Pinem, Ketua Gerakan Solidaritas Nasional Rumah Besar Relawan Prabowo-Gibran 08.

Para tokoh menegaskan bahwa Indonesia, sebagai negara yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, wajib menolak segala bentuk penjajahan dan penindasan. Negara harus berdiri tegak di garis depan untuk membela hak-hak kemanusiaan, tanpa kompromi terhadap kekuatan mana pun.

“Israel harus menghormati hukum internasional jika ingin dihargai. Jangan halangi para aktivis yang membawa bantuan kemanusiaan,” tegas Dr. Moses Waimuri.

Forum juga menilai bahwa jika ada pihak-pihak yang berupaya menggagalkan misi kemanusiaan ke Palestina melalui tekanan atau sabotase, maka tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai kejahatan kemanusiaan terstruktur, sistematis, dan masif.“Ini bukan hanya serangan terhadap aktivis, tapi terhadap nurani kemanusiaan global,” ujar Dr. Bernard Siagian menambahkan.

Acara yang berlangsung dengan khidmat tersebut ditutup dengan pembacaan ikrar bersama dan doa untuk keselamatan para aktivis kemanusiaan di Jalur Gaza.

“Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Itulah semangat Indonesia, semangat Pancasila,” tegas Dr. Bernard di akhir acara yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.

Sumber: Dr. Bernard BBBBI Siagian, Bunda Tiur Simamora, Dr. Agip Supendi, S.H., M.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari
Dorongan Material Kembali Tiba, Satgas TMMD ke-128 Kejar Target Pembangunan Fisik
Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga
Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga
Panglima Koarmada III Soroti Dampak Konflik Iran–AS–Israel, Dorong Modernisasi Alutsista TNI AL
Koarmada III Raih Dua Penghargaan di Rakernisku TNI AL 2026, Perkuat Tata Kelola Keuangan
Bentuk Solidaritas Ketua, Anggota & PUK SP RTMM SPSI PT Diamond Cold Storage–Sukanda Djaya Menguat di May Day 2026, Dihadiri Presiden Prabowo Subianto
Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:54 WIB

Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:52 WIB

Dorongan Material Kembali Tiba, Satgas TMMD ke-128 Kejar Target Pembangunan Fisik

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:50 WIB

Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:52 WIB

Panglima Koarmada III Soroti Dampak Konflik Iran–AS–Israel, Dorong Modernisasi Alutsista TNI AL

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:50 WIB

Koarmada III Raih Dua Penghargaan di Rakernisku TNI AL 2026, Perkuat Tata Kelola Keuangan

Berita Terbaru