Skandal KSO Agrinas Diduga Rugikan Negara Rp1,5 Miliar, Lahan Sitaan Satgas PKH Diduga Dikuasai Oknum Koruptor

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Indragiri Hilir – Dugaan skandal dalam pengelolaan lahan sawit kembali mencuat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Lahan seluas 154 hektar yang sebelumnya berstatus sitaan Satgas PKH milik PT SAGM, diduga kuat masih dikuasai oleh kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan oknum koruptor.Sabtu (13/9/2025)

Berdasarkan hasil penelusuran tim media di lapangan, terungkap bahwa operasi panen kelapa sawit tetap berjalan meski perjanjian kerja sama operasional (KSO) antara pihak Agrinas dengan kelompok tani setempat telah habis masa berlakunya. Beberapa warga yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa memang benar ada permainan dalam pengelolaan lahan tersebut.

Salah satu manajer KSO Riau, Kolonel (Purn) K, juga mengonfirmasi hal itu. Ia menuturkan bahwa hingga saat ini belum ada perpanjangan kontrak kerja sama operasional dengan kelompok tani Berkah Tani Sejahtera terhadap lahan yang dikelola bersama Agrinas Palma Nusantara. “Faktanya tidak ada perpanjangan KSO, tapi mereka masih memanen di atas lahan itu,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keanehan semakin mencolok ketika kelompok tani tersebut tetap leluasa beroperasi, memanen buah kelapa sawit di lahan sitaan, tanpa dasar hukum yang sah. Padahal jelas-jelas tindakan itu melanggar aturan dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Dari hasil kalkulasi, potensi kerugian negara akibat praktik ilegal ini mencapai Rp1,5 miliar hanya dalam kurun waktu sekitar satu setengah bulan sejak KSO berakhir. Ironisnya, selama masa kemitraan berlangsung pun tidak ada transparansi jelas terkait penyetoran hasil bagi ke pemerintah. Publik menaruh curiga bahwa hasil panen justru lebih banyak mengalir ke kantong pribadi para oknum ketimbang kembali ke kas negara maupun masyarakat.

READ  Puluhan Drum Solar Subsidi Diduga untuk Tambang Emas Ilegal Ditemukan Terbengkalai di Kapuas Hulu

“Kami rakyat kecil hanya bisa menuntut keadilan. Jangan sampai lahan yang seharusnya menjadi sumber kesejahteraan rakyat malah dikuasai oleh segelintir orang yang mengatasnamakan masyarakat untuk memperkaya diri,” ujar salah seorang warga setempat.

Masyarakat mendesak Presiden Prabowo Subianto agar segera turun tangan menindak tegas praktik-praktik yang dinilai merugikan negara sekaligus melukai rasa keadilan publik. Mereka meminta agar pemerintah tidak menutup mata dan segera memberikan kepastian hukum.

“Jangan biarkan kami hanya jadi topeng bagi koruptor-koruptor yang bersembunyi di balik jabatan dan pangkat. Tindak tegas mereka yang merampas hak rakyat,” tegas warga.

Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah nyata pemerintah dalam menertibkan praktik ilegal di atas lahan sitaan Satgas PKH tersebut. Bila dibiarkan, kasus ini bukan hanya akan menjadi preseden buruk dalam pengelolaan aset negara, tetapi juga semakin memperlihatkan lemahnya komitmen pemberantasan korupsi di tingkat akar rumput.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
“TAK HANYA BANGUN INFRASTRUKTUR, SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI HADIRKAN LAYANAN KESEHATAN GRATIS UNTUK WARGA”
Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV Capai 59 Persen, Warga Klatifi Sambut Antusias
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Sabtu, 25 April 2026 - 05:49 WIB

Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid

Sabtu, 25 April 2026 - 05:43 WIB

SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH

Berita Terbaru