Mahasiswa KKN UIN Suska Riau Angkat Legenda Bagak Juo Lewat Pojok Galeri Gema

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 02:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Kampar Kiri Hulu-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau yang saat ini mengabdi di Desa Gema, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, berhasil menghadirkan sebuah program inovatif untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya lokal. Program tersebut diberi nama “Pojok Galeri Gema”, sebuah ruang informasi sederhana namun sarat makna yang menampilkan sejarah, tradisi, kuliner, hingga keindahan alam Desa Gema.kamis (4/9/2025)

Pojok Galeri ini berbentuk mading atau galeri dinding yang dihiasi dengan berbagai informasi visual. Mulai dari peta desa, foto-foto panorama, tradisi adat, makanan khas, hingga kisah-kisah rakyat yang diwariskan turun-temurun. Yang paling mencuri perhatian adalah pengangkatan legenda Bagak Juo, sebuah kisah asal-usul yang erat kaitannya dengan sejarah berdirinya Desa Gema dulu dikenal dengan nama Pasir Amo.

Koordinator Desa KKN, Muhammad Ghalib Pradipa, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kesadaran akan pentingnya mendokumentasikan sekaligus mempopulerkan sejarah lokal. Menurutnya, legenda dan tradisi masyarakat Gema selama ini banyak diketahui secara lisan, namun belum banyak yang dituliskan atau dipublikasikan secara luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui Pojok Galeri Gema, kami ingin legenda Bagak Juo dan tradisi masyarakat lainnya tidak hanya menjadi cerita yang tersimpan di kalangan orang tua, tetapi juga bisa dipelajari generasi muda. Bahkan, jika dikemas dengan baik, kisah-kisah lokal ini bisa menjadi daya tarik wisata budaya,” ujarnya.

READ  Mahasiswa Universitas Ivet Tuntaskan KKN di Desa Meteseh, Dorong Ekonomi Sirkular dan Penguatan SDGs Berbasis Desa

Program kreatif ini disambut positif oleh warga desa. Bagi mereka, kehadiran Pojok Galeri bukan sekadar pajangan, melainkan sarana edukasi dan pengingat akan identitas bersama. Masyarakat berharap inisiatif ini dapat menjadi titik awal untuk menjadikan budaya lokal sebagai aset berharga, bukan hanya untuk kebanggaan, tetapi juga untuk pembangunan desa berbasis wisata budaya dan kearifan lokal.

Selain legenda Bagak Juo, galeri ini juga menampilkan potret kehidupan masyarakat Gema sehari-hari, mulai dari kesenian tradisional, kuliner khas desa, hingga keindahan bentang alam yang masih asri. Kombinasi antara sejarah, budaya, dan panorama alam ini menambah daya tarik bagi siapa pun yang berkunjung.

Dengan hadirnya Pojok Galeri Gema, mahasiswa KKN UIN Suska Riau membuktikan bahwa pelestarian budaya tidak selalu membutuhkan cara yang rumit atau biaya besar. Cukup dengan langkah sederhana, mereka mampu menghadirkan ruang pembelajaran yang inspiratif dan memperkuat rasa cinta masyarakat terhadap desanya.

Pada akhirnya, Pojok Galeri Gema bukan hanya menjadi dokumentasi visual, tetapi juga simbol kebanggaan, ruang edukasi, dan langkah awal untuk menjadikan Desa Gema sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang memiliki nilai historis dan kearifan lokal yang tinggi.

 

(MP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak
PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 
Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Disdik Sukabumi Buka Suara Soal Dugaan Manipulasi Data Siswa PKBM, Tegaskan Akan Lakukan Penelusuran dan Tindak Lanjut Hukum
Fakta Baru Skandal Dugaan Pengelolaan Dinasti dan Manipulasi Data Siswa di PKBM Bintang Mandiri Sukabumi Kian Terkuak
Kampus Diminta Adaptif di Tengah Efisiensi Anggaran Negara, Pengabdian Masyarakat Tetap Jadi Prioritas Tridharma
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 02:38 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak

Senin, 13 April 2026 - 03:03 WIB

PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 

Jumat, 10 April 2026 - 06:29 WIB

Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif

Kamis, 9 April 2026 - 22:43 WIB

Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Berita Terbaru