Aksi Damai AMAII Gugat Intoleransi: Desak Presiden Prabowo Cabut SKB 2 Menteri dan Bentuk UU Anti-Intoleransi

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Jakarta-ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Intoleransi Indonesia (AMAII) menggelar aksi damai di Jakarta sebagai bentuk perlawanan terhadap maraknya aksi intoleransi dan persekusi rumah ibadah di berbagai daerah. Aksi dimulai dengan long march dari Gedung Sarinah menuju Patung Kuda Monas, disertai pembagian bendera Merah Putih kepada para pengendara.rabu (13/8/2025)

Dalam orasinya, AMAII menegaskan bahwa intoleransi adalah sikap yang menolak perbedaan dan menghalangi kebebasan beragama sebagaimana dijamin oleh Pasal 28E dan Pasal 29 UUD 1945, Pasal 22 UU HAM, serta Pasal 18 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM).

Menurut mereka, SKB 2 Menteri Bab 1 Pasal 3 jelas menyebutkan bahwa kegiatan ibadah umat Kristen di rumah, ruko, atau kafe tidak memerlukan izin. Karena itu, tindakan pembubaran ibadah oleh kelompok tertentu adalah pelanggaran konstitusi dan tindakan biadab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AMAII menyoroti sejumlah kasus intoleransi yang sempat mencuat, seperti persekusi terhadap jemaat di Indragiri Hulu, Cidahu Sukabumi, GBKP Depok, rumah doa Padang Serai, GBKP Batam, GKJW Kediri, HKBP Filadelfia Bekasi, hingga Gereja Beth Tabernakel Garut.

“Negara tidak boleh kalah dengan kelompok intoleran,” tegas salah satu orator, Pdt. Andreas, di atas mobil komando aksi.

Enam Tuntutan AMAII

Dalam aksinya, AMAII mengajukan enam poin tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto:

READ  Suara Lantang Prabowo Soal Palestina dan Insiden Microfon di Forum PBB

1. Mencabut SKB 2 Menteri.

2. Membentuk Undang-Undang Pemberantasan Intoleransi.

3. Membentuk Badan Nasional Penanggulangan Intoleransi.

4. Mencopot Menteri HAM.

5. Memerintahkan Kapolri untuk mencopot Kapolda dan Kapolres yang gagal menjamin keamanan umat beragama.

6. Menjamin perlindungan kebebasan beragama di Indonesia.

Selain Pdt. Andreas, aksi ini juga menghadirkan sejumlah tokoh lintas agama dan aktivis nasional, seperti Gus Sholeh Marzuki, Oscar Pendong, Bram Manaloe, Victor Maruli, Robert S. Tamba, Noval, Sapto Harun, Opa Jepi, dan Yayak Priasmoro.

Perwakilan AMAII yang terdiri dari lima orang berhasil bertemu Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan untuk menyampaikan langsung aspirasi mereka.

Aliansi Lintas Organisasi

AMAII merupakan gabungan berbagai organisasi masyarakat, antara lain: Gerakan Perjuangan Masyarakat Pluralisme (GPMP), Horas Bangso Batak (HBB), Gerakan Rakyat Peduli Bangsa (GRPB) Indonesia, Seknas Indonesia Maju, Seknas Dakwah, Komunitas Agama Cinta, Garda Nasionalis (GARNAS) Indonesia, Solidaritas Pemuda Pemudi Tangguh dan Unggul (SIPITUNG), Yayasan Taman Pemulihan, NAPOSO PARNA Se-Jabodetabek, Jaga NKRI, Aliansi Perempuan Melawan, KOMPERA, Dan puluhan elemen lainnya.

AMAII menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga pemerintah mengambil langkah tegas memberantas intoleransi di Tanah Air.

Sumber : Humas AMAII GSM Gusoleh MZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wapres Gibran Turun Langsung ke Saga Sorong, Ajak Mama-Mama Papua Belanja Bersama Dan Berdialog
1.900 Personel Siap Amankan Kunjungan Gibran Rakabuming Raka di Papua Barat Daya
Jelang Kunjungan Wapres Gibran Di Sorong, Pemprov Papua Barat Daya Matangkan Seluruh Persiapan
Heboh Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif   
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat
DPR Kota Sorong Dorong Penyelesaian Internal Terkait Pemalangan Kantor Distrik Sorong Barat
Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV
Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:02 WIB

Wapres Gibran Turun Langsung ke Saga Sorong, Ajak Mama-Mama Papua Belanja Bersama Dan Berdialog

Senin, 20 April 2026 - 10:03 WIB

1.900 Personel Siap Amankan Kunjungan Gibran Rakabuming Raka di Papua Barat Daya

Senin, 20 April 2026 - 04:25 WIB

Jelang Kunjungan Wapres Gibran Di Sorong, Pemprov Papua Barat Daya Matangkan Seluruh Persiapan

Minggu, 19 April 2026 - 22:36 WIB

Heboh Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di FHUI, Ketum DePA-RI: Jadikan Kampus Sebagai Ruang yang Aman dan Inklusif   

Sabtu, 18 April 2026 - 23:51 WIB

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Berita Terbaru

Berita Daerah

GWN Dorong UMKM Bergerak di CFD Bengkalis 2–3 Mei 2026

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WIB

Berita Daerah

Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 45 Persen

Selasa, 21 Apr 2026 - 04:34 WIB