Diam Diinjak-Injak: Harus Bangkit Melawan Ketidakadilan dan Kezholiman

- Penulis

Jumat, 24 Januari 2025 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Ketua Umum Gadapaksi Indonesia, Soni Sumarsono. 

Suararakyat.info.Kediri- Semua hal, dimanapun kebijakan yang menimbulkan kegaduhan harus wajib dihapuskan, diaudit, dikaji, dan dibatalkan. Seluruh proses penetapan Proyek Strategi Nasional (PSN) seharusnya untuk kepentingan nasional bangsa Indonesia dan tidak boleh dimanfaatkan sebagai alat oleh oligarki atau swasta untuk menguasai dan merampas tanah rakyat Indonesia dengan dalih kepentingan nasional yang sebenarnya tidak sesuai dengan tujuan PSN itu sendiri.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek strategis nasional PSN harus berkolaborasi dengan masyarakat setempat dan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar serta putra daerah. Bila PSN tidak lagi memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, maka hal itu menandakan PSN tersebut keliru dalam arah, tujuan, konsep, dan pelaksanaannya sehingga layak untuk diaudit, dikaji ulang, dan dibatalkan. Seluruh pelaku usaha yang tidak patuh pada aturan hukum yang berlaku di Indonesia harus diproses secara hukum.Jumat 24/01/2025

 

Hal-hal prinsip yang harus diperhatikan termasuk analisis dampak lingkungan, perlindungan zona hijau permanen yang tidak boleh dilanggar, perubahan tata ruang yang mengancam keselamatan jiwa masyarakat terdampak, serta perlindungan daerah penyangga yang seharusnya didahulukan demi hajat hidup orang banyak. Investasi yang mengabaikan hal tersebut hanya akan mengesampingkan kepentingan rakyat, dan dampak kebijakan strategis nasional PSN yang bersifat permanen akan mengakibatkan penderitaan bagi masyarakat di sekitar proyek strategis nasional, seperti contoh Bandara Internasional Dhoho di Kediri, Jawa Timur, Indonesia.

READ  BK DPRD Klaten Bungkam! Aduan Perselingkuhan Legislator Mandeg, Ombudsman RI Turun Tangan

 

Penentuan lokasi proyek sangat penting untuk kelancaran kebijakan strategis nasional PSN yang seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia bukan kepentingan oligarki atau asing yang mengabaikan aturan hukum negara. Hal ini hanya akan menguntungkan segelintir orang dan merugikan hak asasi manusia, sehingga hal tersebut tidak pantas bagi pemerintahan saat ini.

 

Gadapaksi Indonesia, lembaga independen dan profesional, menuntut kepada pemerintah dan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengaudit serta mengkaji seluruh proyek strategis nasional yang merugikan rakyat Indonesia. Tujuan dari kebijakan strategis PSN tidak akan tercapai jika hanya dimanfaatkan oleh kepentingan lain yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan asli proyek strategis nasional itu sendiri.

 

Gadapaksi Indonesia, setelah melihat semua peristiwa dan kegaduhan akibat penetapan PSN, menegaskan perlunya dihentikan dan diproses secara hukum seluruh pelaku yang tidak menghormati hak dan hajat hidup seluruh rakyat Indonesia terutama yang terdampak serta daerah penyangga di sekitar proyek strategis nasional. Perlindungan hukum dan hak asasi manusia harus diutamakan demi kenyamanan dan keamanan seluruh warga negara Indonesia.

Salam Gadapaksi,Ttd Ketua Umum Gadapaksi Indonesia Dhimas Prabu Sumarsono Suryonegoro 101 1351 M1

(Ali Rachmansyah. Ketua DPD Provinsi Bangka Belitung Gadapaksi Indonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
Media Center Diduga Mati Suri, Kejari Kabupaten  Sukabumi Dituding Tutup Akses Informasi Publik
Made Hiroki Laporkan Dugaan KDRT ke Polisi, Minta Publik Tidak Berspekulasi
Data Korban Insiden Stasiun Bekasi Timur Beredar di Media Sosial, Belum Terverifikasi Resmi dan masih menunggu awak media masih menunggu rilis resmi dari pihak terkait untuk memastikan validitas data korban dalam insiden tersebut
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Salurkan KPP Rp258,9 Miliar di Papua
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 05:30 WIB

Media Center Diduga Mati Suri, Kejari Kabupaten  Sukabumi Dituding Tutup Akses Informasi Publik

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB