Suararakyat.info.Sukabumi – Suasana penuh semangat dan kekeluargaan menyelimuti Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, saat pemerintah desa setempat menyambut tahun baru Islam 1447 Hijriyah yang bertepatan dengan 10 Muharam. Momen penting dalam kalender Hijriyah ini dirayakan dengan cara yang sederhana namun bermakna serangkaian perlombaan keagamaan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Acara berlangsung di gor desa dan mengusung semangat kebersamaan dan edukasi spiritual, terutama bagi generasi muda. Lomba-lomba seperti azan, hafalan surah pendek, ceramah singkat (kultum), dan mewarnai kaligrafi menjadi daya tarik utama. Tak hanya anak-anak, para remaja hingga orang tua pun tampak antusias hadir dan memberikan dukungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Babakan Jaya E benno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk syukur sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. “Momentum 10 Muharam ini bukan hanya hari besar keagamaan, tapi juga kesempatan mempererat ukhuwah dan menanamkan nilai-nilai moral kepada anak-anak kita,” ujarnya.sabtu (5/7/2025)

Perlombaan yang digelar sejak pagi hingga malam hari nanti itu berlangsung meriah. Para peserta tampil percaya diri menunjukkan kemampuan mereka. Suara azan yang merdu dari anak-anak, hafalan surah dengan tajwid yang benar, hingga lantunan kalimat dakwah sederhana dari para peserta kultum menggema
Tokoh masyarakat dan tokoh agama yang hadir pun mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa. Menurut mereka, kegiatan semacam ini harus terus dirawat dan ditingkatkan, karena menjadi media penting dalam menanamkan kecintaan terhadap Islam sejak dini.

“Ini lebih dari sekadar lomba, ini adalah pendidikan karakter, ajang silaturahmi, sekaligus penguatan identitas keislaman yang ramah dan membumi,” ungkap seorang ustaz dan tokmas setempat.
Melalui kegiatan ini, Pemdes Babakan Jaya tidak hanya menyambut tahun baru Islam dengan semarak, tetapi juga menyisipkan harapan: agar tahun ini menjadi titik awal kebangkitan spiritual dan sosial warga desa. Sebuah langkah kecil yang membawa semangat besar, dimulai dari akar rumput.
(Red)














