PETI Masih Berjaya di Kuansing: Belasan Rakit Tambang Ilegal Beroperasi Terang-Terangan di Kenegerian Kopah

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kuansing, Riau-Aktivitas tambang emas ilegal atau Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali marak di wilayah Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Salah satu titik konsentrasi aktivitas ilegal ini diketahui berada di Divisi VI dan VII, Kenegerian Kopah, tepatnya di bawah wilayah hukum Polsek Kuantan Tengah yang berada dalam naungan Polres Kuansing.

Ibarat pepatah “mati satu tumbuh seribu”, begitulah fenomena PETI di wilayah ini. Meski beberapa kali diangkat ke permukaan oleh media dan laporan masyarakat, kegiatan tambang tanpa izin justru kian menjamur dan berjalan tanpa hambatan.

Menurut informasi dari salah seorang narasumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, terdapat belasan unit rakit PETI yang saat ini beroperasi aktif di aliran sungai kawasan Divisi VI dan VII. Parahnya, aktivitas ini berlangsung tanpa adanya upaya penindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di Divisi VII dan VI, masuk wilayah Kenegerian Kopah, sekarang ada belasan rakit PETI beroperasi. Belum ada tindakan dari aparat, bang. Mereka bekerja bebas saja,” ungkap sumber tersebut, Senin malam (30/6/2025).

Sumber juga menyebutkan bahwa diduga ada seorang koordinator lapangan berinisial Iraf yang mengatur jalannya operasi tambang ilegal tersebut.

READ  Perkuat Mutu Jalan Tol Area Junction Palembang: HKA Selesaikan Overlay ±12.000 Ton Hotmix

“Gas kan bang, sampai tutup! Nama pengurusnya diduga Iraf. Sudah sangat meresahkan itu bang,” tambahnya dengan nada kesal.

Ironisnya, keberadaan aktivitas PETI ini bukan pertama kali mencuat ke publik. Sejumlah media lokal bahkan telah melaporkan kejadian serupa sebelumnya. Namun, kenyataannya, hingga kini tidak tampak adanya penindakan berarti dari pihak berwenang.

“Sudah pernah diberitakan juga sebelumnya, tapi tetap saja dibiarkan. Masih saja beroperasi, bahkan makin ramai,” cetusnya.

Aktivitas PETI di Kuansing, selain merusak lingkungan, juga mengancam ekosistem sungai serta kesehatan warga sekitar akibat penggunaan merkuri dan bahan kimia berbahaya lainnya. Apabila dibiarkan tanpa penindakan tegas, kondisi ini dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan permanen serta potensi konflik horizontal di tengah masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak yang diduga sebagai koordinator lapangan, Iraf, belum memberikan klarifikasi atau tanggapan atas tudingan yang diarahkan padanya.

Masyarakat kini menanti sikap tegas dari jajaran Kepolisian Resor Kuansing dan instansi terkait lainnya untuk segera melakukan investigasi dan penertiban aktivitas tambang ilegal di wilayah hukum Polsek Kuantan Tengah, sebelum kerusakan lingkungan dan sosial semakin meluas.

 

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB