Suararakyat.info.Cianjur-Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan nelayan terhadap pentingnya keselamatan dalam aktivitas penangkapan ikan, Petugas Pelabuhan Perikanan SATPEL Jayanti berkolaborasi dengan Babinpotmar TNI AL dari Posmat Cidaun dan Posal Pelabuhan Ratu, menggelar kegiatan komunikasi sosial (komsos) di kawasan Pelabuhan Perikanan Jayanti, Kabupaten cianjur.
Kegiatan ini menyasar para nelayan yang aktif beroperasi di sekitar wilayah pesisir Jayanti. Dalam pertemuan yang berlangsung secara langsung dan penuh keakraban, para petugas menyampaikan berbagai pesan penting terkait prosedur keselamatan saat melaut.
Salah satu fokus utama dalam sosialisasi tersebut adalah penekanan bahwa aktivitas di laut memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi, dengan potensi ancaman yang tidak hanya menyangkut kerugian materi, tetapi juga menyangkut nyawa manusia. Oleh karena itu, seluruh nelayan dihimbau untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan, baik dari segi fisik maupun administratif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tekankan kepada seluruh nelayan bahwa keselamatan adalah prioritas. Sebelum melaut, pastikan kondisi tubuh sehat, gunakan alat keselamatan seperti life jacket, dan lengkapi dokumen penting seperti identitas pribadi, surat kapal, dan dokumen asuransi,” ungkap salah satu petugas dari SATPEL Jayanti.(20/6/2025)

Kegiatan komsos ini juga mendapat apresiasi dari pihak nelayan. Mereka merasa senang dan terbantu dengan pendekatan yang dilakukan secara humanis dan partisipatif. Dalam suasana santai namun serius, para nelayan juga diberi kesempatan untuk menyampaikan keluhan serta aspirasi mereka terkait dinamika di lapangan.
Sementara itu, Babinpotmar TNI AL Posmat Cidaun menambahkan bahwa sinergi antara instansi pelabuhan dengan aparat keamanan laut sangat penting untuk menciptakan wilayah pesisir yang aman dan tertib. “TNI AL selalu siap mendukung kegiatan edukatif semacam ini. Keselamatan nelayan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga menjadi perhatian kolektif,” ujarnya.

Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin di pelabuhan perikanan lainnya, sebagai bagian dari strategi pembinaan masyarakat maritim yang berkelanjutan dan humanis. Dengan meningkatnya kesadaran dan kepatuhan terhadap standar keselamatan, diharapkan angka kecelakaan laut dapat diminimalisasi secara signifikan.
(Cep toto)














