Kota Sorong, Papua Barat Daya — Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos, secara resmi melantik Yakop Karet sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Daya, menggantikan penjabat sebelumnya, Jhony Way. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat pada Selasa (03/06/2025), bertempat di lantai tiga ruang rapat Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Jalan Burung Merpati, Kelurahan Remu Utara, Distrik Sorong, Kota Sorong.
Acara diawali dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan oleh Gubernur Elisa Kambu kepada pejabat yang baru dilantik. Usai pengambilan sumpah, dilakukan penyerahan memori jabatan dari Jhony Way kepada Yakop Karet yang disaksikan langsung oleh Gubernur dan para pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa pergantian jabatan ini merupakan proses alami dalam birokrasi pemerintahan. Ia menyampaikan bahwa rotasi pejabat adalah bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan efektivitas pelayanan publik di Papua Barat Daya.
“Rotasi jabatan adalah hal biasa dalam pemerintahan. Ini bagian dari penyegaran dan peningkatan kinerja birokrasi. Kita harapkan penjabat Sekda yang baru mampu melanjutkan tugas dengan baik dan meningkatkan koordinasi antar lembaga serta mempercepat pembangunan di wilayah kita,” ujar Gubernur Kambu dalam pidatonya.
Gubernur juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Jhony Way atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai Penjabat Sekda. Ia berharap Yakop Karet mampu segera beradaptasi dan menjalin sinergi dengan seluruh elemen pemerintahan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh para kepala OPD, staf ahli gubernur, tokoh masyarakat, dan perwakilan Forkopimda yang hadir memberikan dukungan moral bagi pejabat yang baru dilantik.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap roda pemerintahan semakin kuat dan solid, serta mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis dan kompleks.
(Tim/Red)














