Pakar Hukum Internasional Prof Sutan Nasomal, Sesalkan Aksi Tidak Etis Oknum Kades Gintung Terhadap Jurnalis

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 03:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bannten –Insiden yang melibatkan Kepala Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, menuai kecaman dari berbagai pihak setelah diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap sejumlah awak media yang hendak melakukan wawancara terkait pembentukan kepengurusan Koperasi Merah Putih.

Koperasi Merah Putih sendiri merupakan program strategis nasional yang digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025. Program ini ditargetkan membentuk 80.000 koperasi di seluruh desa dan kelurahan se-Indonesia, dengan peluncuran resmi direncanakan pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

Namun, semangat pemberdayaan ekonomi desa yang diusung dalam program ini tercoreng oleh ulah oknum Kepala Desa Gintung. Peristiwa bermula saat awak media dari Pintara dan Dinamika mendatangi kantor desa untuk meminta keterangan perihal proses pembentukan koperasi di wilayah tersebut. Bukannya mendapat sambutan atau penjelasan, jurnalis justru dihadapkan dengan sikap tidak bersahabat. Sang kepala desa memilih menutup dan mengunci pintu kantor saat mengetahui kehadiran wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak berhenti di situ, beberapa saat kemudian, kepala desa keluar dan secara mengejutkan menyerahkan sejumlah uang receh kepada wartawan yang hadir, sambil menyebutkan bahwa uang tersebut “untuk membeli rokok.” Tindakan ini dinilai sebagai bentuk penghinaan terhadap profesi jurnalis dan pelecehan terhadap prinsip transparansi publik.

Ketua DPD LSM Gerakan Peduli Sosial (GPS) Provinsi Banten, Arief Firdaus, angkat bicara menanggapi peristiwa ini. “Kami, bersama sejumlah lembaga dan rekan media, akan melakukan investigasi mendalam terkait insiden ini. Tidak pantas seorang kepala desa menutup diri dari wartawan apalagi merendahkan martabat insan pers dengan cara memberikan uang receh,” tegas Arief saat memberikan keterangan kepada media.

READ  Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Dagang AS - Indonesia, Stabilitas Tarif atau Menggadaikan Kedaulatan..?!

Kecaman serupa juga datang dari Ketua Umum Perkumpulan Koperasi Merah Putih Nasional, Prof. Dr. H. Sutan Nasomal, S.H., M.H., yang dikenal sebagai pakar hukum internasional. Dalam pernyataannya melalui sambungan telepon WhatsApp pada 27 Mei 2025, Prof. Nasomal menyampaikan kekecewaannya atas tindakan kepala desa tersebut.

“Saya sangat menyayangkan sikap kepala desa yang tidak dapat bersinergi dengan insan pers. Seharusnya kepala desa dapat menjelaskan secara terbuka kepada media, apalagi saya tahu sendiri bahwa program Koperasi Merah Putih ini memang masih dalam tahap awal dan belum memiliki petunjuk teknis maupun petunjuk pelaksanaan yang final. Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi,” ujar Prof. Nasomal.(29/5/2025)

Lebih lanjut, beliau juga menyerukan kepada seluruh kepala desa di Indonesia untuk membuka diri terhadap awak media demi kelancaran program ini. “Pers adalah mitra strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat. Kalau seperti ini caranya, bisa merusak semangat kolaborasi yang kita bangun,” imbuhnya saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan di Kantor Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta, Rabu.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak Kepala Desa Gintung. Publik dan berbagai pihak terkait mendesak Pemerintah Kabupaten Tangerang serta Gubernur Banten untuk memberikan pembinaan etik dan komunikasi kepada seluruh kepala desa serta aparatur pemerintahan di lingkungan Pemkab Tangerang, agar insiden serupa tidak kembali terulang di masa depan.

Prof. Nasomal menutup komentarnya dengan harapan besar agar semua pihak bisa mengambil pelajaran dari peristiwa ini. “Kita sedang membangun pondasi ekonomi rakyat, jangan biarkan perilaku tidak etis merusak kepercayaan dan integritas program nasional,” pungkasnya.

(Prof Sutan Nadomal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
173 Jemaah Haji Asal Inhil Tiba di Tanah Air, Disambut Langsung Wakil Bupati Yuliantini di Embarkasi Batam
Pimpinan Media Pewarta se-Nusantara: Kritik Harus Mengedepankan Adab dan Etika
DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas
Dugaan Aliran BBM Puluhan Ribu Liter ke Perusahaan Ebi Mencuat, Warga Minta Transparansi dan Penegakan Hukum Jangan Tutup Mata
Yakub F Ismail : Saat BBM Nonsubsidi Naik di Tengah Rupiah Melemah
Dirjen Imigrasi Tegaskan Reformasi Total, Ajak Jajaran Bangun Kembali Kepercayaan Publik
SENGKARUT MBG: INVESTOR DESAK BGN TEGAKKAN PKS ATAU KEMBALIKAN DANA RP 218 MILIAR
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:32 WIB

Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:54 WIB

173 Jemaah Haji Asal Inhil Tiba di Tanah Air, Disambut Langsung Wakil Bupati Yuliantini di Embarkasi Batam

Senin, 15 Juni 2026 - 23:33 WIB

Pimpinan Media Pewarta se-Nusantara: Kritik Harus Mengedepankan Adab dan Etika

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:36 WIB

Dugaan Aliran BBM Puluhan Ribu Liter ke Perusahaan Ebi Mencuat, Warga Minta Transparansi dan Penegakan Hukum Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru