Kampus Dibungkam, Demokrasi Lumpuh: Peringatan Keras dari Dr. Bernard Rusman Pinem

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Dalam sebuah pernyataan tajam yang mengguncang ruang diskursus nasional, Jurnalis senior dan pengamat hukum kebebasan pers, Dr. Bernard Rusman Pinem dari DPP GAKORPAN, LBH Pers Presisi GSN RBRPG.08, mengangkat suara lantang menyoroti posisi kampus sebagai mesin pencetak generasi Indonesia Emas.

Menurutnya, kampus seharusnya menjadi pusat pembentukan karakter sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak dan berkualitas. “Karakter” di sini dimaknai bukan sekadar sikap, tapi seluruh perangkat kepribadian seperti perilaku, moral, cara berpikir, hingga teknik kontemplatif yang substansial dalam mempercepat kemajuan pendidikan.

Dr. Bernard mengkritik keras kecenderungan pembungkaman suara-suara kritis dari mahasiswa. Ia menyebut bahwa aspirasi kampus berbeda dari masyarakat awam karena dilandasi dengan landasan intelektual, data akurat, logika sistemik, dan steril dari kepentingan pragmatis. “Protes mahasiswa terhadap sistem birokrasi yang timpang adalah panggilan moral, bukan sekadar agitasi jalanan,” tegasnya.selasa(27/5/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam narasi filosofisnya, ia bahkan menarik analogi spiritual: Nabi Adam AS memakan buah kuldi sebagai bentuk ‘protes eksistensial’, yang kemudian melahirkan peradaban manusia berakhlak. Dengan itu, ia menyindir, “Jika mahasiswa dilarang menyuarakan aspirasi, maka kita telah mengkebiri fungsi kampus sebagai ruang demokrasi.”

READ  Dr.Bernard BBBI Siagian: Cepat Kaya Lewat Korupsi adalah Jalan Singkat Menuju Kebinasaan Moral dan Hukum

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kampus tanpa kebebasan akan berubah menjadi ‘kuburan intelektual’, tempat para penghuni hanya hidup berdasarkan rutinitas biologis tanpa nalar seperti robot atau bahkan primata.

“Kampus yang kehilangan roh intelektualnya hanya akan menghasilkan evolusi biologis, bukan ilmiah. Sebuah sistem berpikir yang lumpuh dan tumpul,” tambahnya.

Menurutnya, bila suara minoritas intelektual terus dibungkam, Indonesia tidak sedang melangkah menuju Indonesia Emas, melainkan mundur ke dalam goa kegelapan intelektual. “Di sana, cahaya pencerahan hanya muncul setahun sekali. Aneh, tapi nyata.”

Dr. Bernard menutup pernyataannya dengan seruan nasionalis: “Salam ASTA CITA, Pancasila, UUD 1945.”

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa pembungkaman kampus bukan hanya serangan terhadap mahasiswa, tetapi ancaman nyata terhadap masa depan demokrasi dan keberlangsungan bangsa.

 

Sumber: Dr.Bernard, Rusman Pinem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja
17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman
252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota
321 WNA Digulung di Hayam Wuruk, Polri Bongkar Dugaan Sindikat Judi Online dan Penipuan Daring Internasional Bernilai Miliaran Rupiah
TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Jadi Bukti Nyata Soliditas TNI-Polri dan Rakyat Kompak Bangun Kampung Tanah Rubuh
Kodaeral XIV Sorong Gelar Persami Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V
Penampungan Bak Air Bersih Capai Tahap Pengecoran Beton, Progres Signifikan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:11 WIB

Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:07 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja

Senin, 11 Mei 2026 - 14:16 WIB

17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 11 Mei 2026 - 11:01 WIB

252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota

Senin, 11 Mei 2026 - 03:06 WIB

321 WNA Digulung di Hayam Wuruk, Polri Bongkar Dugaan Sindikat Judi Online dan Penipuan Daring Internasional Bernilai Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati saat menyampaikan paparan pada Rapat Koordinasi Percepatan Perolehan SLHS dan Peningkatan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di SPPG Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan

Badan Gizi Nasional

BGN Tegaskan Relawan SPPG Wajib Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57 WIB