Bandung Maju, Oknum RT Kudet: Penolakan PJU di Talaga Bodas Memicu Kontroversi Publik

- Penulis

Minggu, 20 April 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bandung-Sebuah kasus menarik perhatian publik ketika oknum RT di Talaga Bodas, Bandung, menolak PJU (Penerangan Jalan Umum) yang telah menyala. Penolakan ini memicu kontroversi publik dan menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas kebijakan publik di Kota Bandung. Minggu (20/04/2025)

Kasus penolakan PJU (Penerangan Jalan Umum) di Jalan Talaga Bodas oleh oknum RT 004 RW 02 Kelurahan Lingkar Selatan Kec Lengkong Kota Bandung, Tatang Dadang yang lebih di kenal dengan nama panggilan akrabnya Jajang memicu kontroversi publik. PJU yang menyala berkat inisiatif awak media ditolak dengan alasan yang tidak jelas.

Menurut Ukim’s awak media ini menerangkan, “yang belum menyala tinggal 3 tiang lagi yang lainnya sudah menyala di sepanjang Talaga Bodas, tapi kami sangat kecewa dengan sikap oknum Ketua RT 004 yang tidak mendukung upaya kami untuk meningkatkan keselamatan warga,” ujar Ukim’s salah satu awak media ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ukim’s menambahkan, “Oknum Ketua RT 004 tersebut dikabarkan memiliki alasan yang tidak jelas untuk menolak PJU yang telah menyala.

Warga Talaga Bodas merasa kecewa dan frustrasi dengan sikap oknum RT 004 yang dianggap tidak peduli dengan kepentingan masyarakat. Mereka berharap pihak berwenang dapat menindaklanjuti kasus ini,” tambahnya

Saat di hubungi melalui whastapp Lurah kelurahan Lingkar Selatan Asep Achmad Arifin, SE, menunjukkan keseriusan dan kepedulian terhadap kasus penolakan PJU di Talaga Bodas mengatakan “Waduh, padahal kita lagi terus meningkatkan pelayanan publik di semua bidang, kelurahan lingkar selatan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik baik,” kata Asep

READ  Solidaritas Retak, Kompensasi Gubernur Disoal: Sopir Angkot 09 Cibadak–Cicurug Geram Rekan Sesama Masih Beroperasi

Asep menambahkan, “nanti saya konfirmasi kepada yang bersangkutan dan akan melakukan investigasi serta klarifikasi terhadap oknum RT yang menolak PJU menyala,” tambah Asep

Penolakan PJU oleh oknum RT ini memicu reaksi keras dari publik. Banyak warga yang merasa kecewa dan frustrasi dengan sikap oknum RT yang dianggap tidak peduli dengan kepentingan masyarakat.

Seperti halnya yang disampaikan oleh A warga Galunggung, “Kami berharap pihak berwenang dapat menindaklanjuti kasus ini dan memastikan bahwa kebijakan publik dapat diimplementasikan secara efektif,” tambah A warga lainnya.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas kebijakan publik di Kota Bandung. Apakah oknum RT memiliki kepentingan pribadi yang menghalangi upaya kolektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik? Apakah pihak berwenang dapat menindaklanjuti kasus ini dan memastikan bahwa kebijakan publik dapat diimplementasikan secara efektif?

Penolakan PJU ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas kebijakan publik di Kota Bandung. Apakah oknum RT memiliki kepentingan pribadi yang menghalangi upaya kolektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik?

*Sumber:* langsung dari oknum ketua RT 004 RW 02 Kelurahan lingkar selatan kecamatan Lengkong kota Bandung

 

(Ukim PPRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan
Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas
Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat
Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan
Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG
Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat
Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan
Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:32 WIB

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:54 WIB

Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG

Berita Terbaru