Setelah 8 Bulan Terhenti, Disdukcapil Kota Sorong Kembali Layani Cetak KTP-el

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong, Onesimus Assem, memastikan pelayanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) kembali dibuka setelah sempat terhenti selama kurang lebih 7 hingga 8 bulan.

Onesimus menjelaskan, terhentinya layanan pencetakan KTP-el sebelumnya disebabkan oleh berbagai kendala teknis, terutama keterbatasan blangko dan tinta, Namun, setelah seluruh kebutuhan tersebut terpenuhi, pihaknya mulai kembali melayani masyarakat sejak Senin, 20 April 2026.

“Mulai hari ini kami sudah siap cetak KTP. Minggu lalu kami umumkan bahwa hari Senin ini pelayanan kembali dibuka,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengantisipasi lonjakan masyarakat, Disdukcapil menerapkan sistem pembagian nomor antrean, Warga yang telah mengambil nomor antrean diminta datang sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Nomor antrean 1 hingga 100 dilayani pada hari Senin, 101 sampai 200 pada hari Selasa, 201 sampai 300 pada hari Rabu, dan seterusnya.

Ia mengakui, antusiasme masyarakat cukup tinggi sehingga terjadi penumpukan di kantor Disdukcapil. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan mendesak warga terhadap KTP-el untuk berbagai keperluan, seperti administrasi pekerjaan, usaha, hingga layanan publik lainnya.

Selain itu, pelayanan juga diprioritaskan untuk beberapa kategori, di antaranya warga yang kehilangan KTP, KTP rusak, perubahan data dari Papua Barat ke Papua Barat Daya, serta warga yang sudah melakukan perekaman namun belum sempat mencetak KTP dalam beberapa bulan terakhir.

READ  Papua Barat Daya Serius Transformasi Kesehatan, Raker Kesda ke-3 Resmi Dibuka

Disdukcapil Kota Sorong juga membedakan pelayanan bagi masyarakat umum dan Orang Asli Papua (OAP). Untuk OAP, pelayanan akan dilakukan secara langsung di lingkungan masing-masing, tanpa harus datang ke kantor.

“Khusus Orang Asli Papua, mereka tidak perlu datang ke kantor. Petugas akan turun langsung ke 804 RT/RW di 41 kelurahan dan 10 distrik,” jelasnya.

Meski demikian, keterbatasan sarana masih menjadi tantangan. Dari empat alat perekaman yang dimiliki, dua di antaranya rusak akibat insiden pembakaran saat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Saat ini, hanya dua unit yang dapat digunakan.

“Saat ini kami hanya pakai dua alat. Satu untuk pelayanan di kantor, satu lagi disiapkan untuk pelayanan ke lapangan,” katanya.

Untuk mendukung pelayanan, pihaknya menargetkan ketersediaan blangko sekitar 12 ribu keping, dengan stok tinta yang diperkirakan cukup untuk tiga bulan ke depan. Namun, melihat tingginya kebutuhan, diperkirakan stok tersebut bisa habis lebih cepat.

Pemerintah Provinsi juga telah memberikan dukungan berupa bantuan peralatan, meskipun kebutuhan tambahan alat pencetak masih sangat mendesak.

Menutup keterangannya, Onesimus mengimbau masyarakat agar mematuhi jadwal antrean yang telah ditentukan guna menghindari penumpukan.

“Saya minta masyarakat datang sesuai nomor antrean dan tanggal yang sudah ditetapkan. Kami tetap melayani, tetapi khusus untuk pencetakan KTP terlebih dahulu,” tegasnya.

Penulis : Leonardo

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Suara Rakyat Info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPC ASWIN Meranti dan Prokopim Perkuat Sinergi Melalui Konsolidasi dan Silaturahmi Jurnalistik
Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027
Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik
Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak
Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang
DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:28 WIB

DPC ASWIN Meranti dan Prokopim Perkuat Sinergi Melalui Konsolidasi dan Silaturahmi Jurnalistik

Senin, 15 Juni 2026 - 02:56 WIB

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:51 WIB

Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:09 WIB

Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:22 WIB

Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang

Berita Terbaru