SUARARAKYAT.info || BANDUNG — Komitmen dalam membangun ketahanan nasional tidak hanya diwujudkan melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui kesiapan sumber daya manusia yang tangguh dan mandiri. Hal ini tercermin dari aktivitas Prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bandung yang terus mengasah kemampuan di bidang ketahanan pangan, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WIB tersebut merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan di lingkungan Lanal Bandung yang berada di bawah jajaran Koarmada III. Para prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan tempur yang mumpuni, tetapi juga dibekali keterampilan tambahan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, salah satunya dalam sektor ketahanan pangan.
Dalam pelaksanaannya, para prajurit tampak aktif dan antusias mengikuti berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber pangan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa TNI AL terus mendorong anggotanya untuk memiliki kemandirian serta kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk kondisi darurat yang berkaitan dengan ketersediaan pangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak Lanal Bandung menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membentuk prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik dan militer, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah keluarga maupun masyarakat. Dengan keterampilan ketahanan pangan, prajurit diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik dalam skala kecil di lingkungan keluarga maupun secara luas di tengah masyarakat.
“Sebagai prajurit, kita dituntut untuk selalu siap dalam berbagai kondisi. Tidak hanya dalam hal pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan kehidupan sehari-hari, termasuk ketahanan pangan,” ungkap salah satu perwira di lingkungan Lanal Bandung.
Lebih lanjut, pembinaan ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter prajurit yang prima, disiplin, mandiri, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi. Nilai-nilai seperti saling menghargai, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama terus ditanamkan sebagai bagian dari jati diri prajurit TNI AL.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para prajurit dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, khususnya dalam mendorong kesadaran akan pentingnya kemandirian pangan. Selain itu, keterampilan yang dimiliki juga dapat dimanfaatkan saat terjadi situasi darurat, sehingga kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Langkah yang dilakukan Lanal Bandung ini sekaligus menunjukkan bahwa peran TNI AL tidak terbatas pada aspek pertahanan negara semata, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui penguatan ketahanan pangan sebagai salah satu pilar utama kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Irv
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














