SUARARAKYAT.info || JAKARTA – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai penghujung bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam momentum penuh keberkahan tersebut, keluarga besar DR. H. Efri Johnly menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan sosial yang berlangsung di kediaman DR. H. Efri Johnly di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, pada Sabtu (14/03/2026) ini dihadiri ratusan anak yatim dan masyarakat kurang mampu dari lingkungan sekitar. Selain itu, acara juga melibatkan sekitar 10 yayasan yatim piatu yang turut diundang untuk menerima santunan.
Secara keseluruhan, tercatat sekitar 1.200 anak yatim dan dhuafa menerima bantuan dan santunan dalam kegiatan tersebut. Acara ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, serta rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, terlebih menjelang berakhirnya bulan Ramadhan yang dikenal sebagai bulan penuh ampunan dan rahmat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, DR. H. Efri Johnly yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Universitas Jayabaya periode 2025–2030, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi seperti ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ramadhan adalah momentum terbaik untuk berbagi dan mempererat tali silaturahmi,” ujar Efri Johnly kepada awak media di BSD, Sabtu (14/03/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan sosial semacam ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, kegiatan santunan juga pernah digelar di lingkungan Universitas Jayabaya sebagai upaya memperkuat hubungan kekeluargaan dan solidaritas di antara para alumni serta masyarakat sekitar.
Menurutnya, kegiatan berbagi tidak harus menunggu menjadi orang kaya atau memiliki harta berlimpah. Hal yang terpenting adalah adanya niat tulus untuk membantu sesama.
“Jangan sampai saudara-saudara kita yang membutuhkan hanya menjadi penonton. Karena itu, yang dekat dengan kita terlebih dahulu kita ajak dan kita bantu,” terangnya.
Efri Johnly juga mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih agar tidak ragu untuk berbagi dengan orang lain. Ia menegaskan bahwa sedekah tidak akan membuat seseorang menjadi miskin, justru akan membuka pintu keberkahan dalam kehidupan.
“Kita tidak akan rugi dan tidak akan miskin karena bersedekah. Semua sudah Allah yang mengatur rezeki setiap manusia,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar manusia tidak bersikap perhitungan terhadap Tuhan dalam hal kebaikan dan sedekah.
“Malu rasanya kalau kita sampai itung-itungan dengan Tuhan. Nikmat yang diberikan Allah kepada kita itu sangat banyak,” tambahnya.
Dalam penjelasannya, Efri Johnly menggambarkan bagaimana besarnya nikmat yang seringkali tidak disadari oleh manusia. Ia mencontohkan seseorang yang sedang sakit dan harus dirawat di rumah sakit, bahkan untuk mendapatkan oksigen pun harus membayar.
“Bayangkan seseorang yang terbaring sakit di rumah sakit. Untuk mendapatkan oksigen saja harus membeli. Sementara kita yang sehat setiap hari bisa bernapas dengan bebas tanpa harus membayar,” ujarnya.
Karena itu, ia menegaskan bahwa manusia seharusnya lebih banyak bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.
“Udara yang kita hirup setiap hari, kesehatan yang kita rasakan, semuanya adalah nikmat yang sangat besar. Jadi masihkah kita mau itung-itungan dengan Tuhan?” tandasnya.
Melalui kegiatan santunan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya pada bulan suci Ramadhan yang menjadi momen terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan dan mempererat persaudaraan.
Acara tersebut pun berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama, tausiyah keagamaan, serta momen silaturahmi antara para tamu undangan, pengurus yayasan, serta masyarakat yang hadir.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial masih terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat, terutama dalam momentum bulan suci Ramadhan yang mengajarkan umat Islam untuk lebih peduli terhadap sesama.
Penulis : S Handoko
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














