Silaturahmi Ulama dan Umara di Jakarta Perkuat Sinergi Kebangsaan, Hadirkan Penasehat Presiden Dudung Abdurachman dan Ketua Umum Wilson Lalengke

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || JAKARTA – Upaya memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas bangsa kembali ditegaskan melalui kegiatan silaturahmi antara ulama dan umara yang digelar di Jakarta pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, di antaranya Penasehat Khusus Presiden Bidang Keamanan Nasional Dudung Abdurachman serta Ketua Umum Nasional Wilson Lalengke.

Acara silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemuka agama dan para pemangku kebijakan negara. Kedua unsur tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai kebangsaan, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara dan lembaga keagamaan.

Dalam suasana penuh keakraban dan semangat persatuan, para tokoh yang hadir menegaskan bahwa kolaborasi antara ulama dan umara merupakan pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sinergi ini dinilai sangat relevan di tengah berbagai tantangan global maupun domestik yang berpotensi mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penasehat Khusus Presiden Bidang Keamanan Nasional, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peran tokoh agama dalam menjaga ketentraman masyarakat. Menurutnya, ulama memiliki posisi strategis sebagai penjaga nilai moral dan spiritual masyarakat, sementara pemerintah memiliki tanggung jawab dalam menciptakan kebijakan yang menjamin keamanan, kesejahteraan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.Rabu (11/3/2026)

Sementara itu, Ketua Umum Nasional Wilson Lalengke menilai bahwa komunikasi yang baik antara ulama dan umara merupakan kunci dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, serta memiliki toleransi tinggi terhadap keberagaman. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan yang mengedepankan kedamaian dan persaudaraan harus terus diperkuat dalam kehidupan sosial masyarakat.

Menurutnya, sinergi yang terbangun melalui kegiatan silaturahmi seperti ini juga dapat menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan ideologi transnasional yang berpotensi memecah belah masyarakat. Dengan komunikasi yang intensif dan kerja sama yang solid, ulama dan umara dapat bersama-sama menjaga bangsa dari pengaruh yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan persatuan nasional.

READ  Presiden Prabowo: Peran Muslimat NU Sangat Penting dalam Membangun Generasi Bangsa

Lebih jauh, kolaborasi antara kedua elemen ini juga dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah maupun lembaga keagamaan. Ketika ulama dan umara berjalan seiring dalam menjaga kepentingan rakyat, masyarakat akan melihat adanya komitmen nyata dalam membangun kehidupan berbangsa yang lebih harmonis, adil, dan sejahtera.

Selain itu, hubungan yang harmonis antara pemimpin agama dan pemimpin pemerintahan juga dapat memperkuat fungsi pengawasan sosial terhadap jalannya kehidupan berbangsa. Dalam prinsip kehidupan bernegara yang sehat, ulama dapat berperan memberikan nasihat moral dan mengingatkan para pemimpin agar tetap berada pada jalur kebenaran dan keadilan, sementara pemerintah dapat memastikan bahwa kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.

Dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia, hubungan erat antara ulama dan umara telah memainkan peran besar dalam berbagai fase penting, mulai dari masa perjuangan kemerdekaan hingga pembangunan nasional di berbagai era. Kerja sama ini terbukti mampu menjadi kekuatan moral sekaligus sosial dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

Oleh karena itu, kegiatan silaturahmi seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga menjadi wadah dialog konstruktif yang mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis bagi kemajuan bangsa. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, ulama dan umara diharapkan dapat terus memperkuat fondasi kebangsaan serta menjaga stabilitas sosial demi terciptanya Indonesia yang damai, kuat, dan sejahtera.

Kegiatan ini pun mendapat perhatian luas sebagai bagian dari upaya memperkuat solidaritas nasional serta mempererat hubungan antara pemimpin masyarakat dengan pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika global di era modern.

Penulis : FL

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakar Hukum Kristianto Manullang: Menanti Keppres Prabowo, Polemik Status Ibu Kota Negara Kembali Menghangat Pasca Putusan MK
Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja
17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman
252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota
321 WNA Digulung di Hayam Wuruk, Polri Bongkar Dugaan Sindikat Judi Online dan Penipuan Daring Internasional Bernilai Miliaran Rupiah
TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Jadi Bukti Nyata Soliditas TNI-Polri dan Rakyat Kompak Bangun Kampung Tanah Rubuh
Kodaeral XIV Sorong Gelar Persami Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:01 WIB

Pakar Hukum Kristianto Manullang: Menanti Keppres Prabowo, Polemik Status Ibu Kota Negara Kembali Menghangat Pasca Putusan MK

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:11 WIB

Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:07 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja

Senin, 11 Mei 2026 - 14:16 WIB

17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 11 Mei 2026 - 11:01 WIB

252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota

Berita Terbaru