SUARARAKYAT.info || SBB – Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku, terus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Pulau Kasuari, Kecamatan Huamual Belakang, pada Senin (9/3/2026).
Safari Ramadan yang dipimpin langsung oleh Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, bersama Wakil Bupati Selfinus Kainama tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Rangkaian kegiatan diisi dengan silaturahmi, dialog bersama masyarakat, hingga buka puasa bersama warga setempat.
Kehadiran pimpinan daerah di wilayah kepulauan tersebut disambut antusias oleh masyarakat Pulau Kasuari. Bagi warga, kunjungan langsung pemerintah daerah menjadi momentum penting untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat pesisir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Asri Arman menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dengan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.
Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa pembangunan dan perhatian terhadap masyarakat tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil seperti Pulau Kasuari.
“Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Pemerintah daerah ingin mendengar secara langsung aspirasi dan kebutuhan warga, sehingga program pembangunan benar-benar sesuai dengan kondisi yang dihadapi masyarakat di lapangan,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perekonomian daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan perhatian terhadap sektor kelautan dan perikanan.
Bupati menambahkan bahwa laut bukan sekadar sumber mata pencaharian bagi masyarakat pesisir, tetapi juga merupakan bagian dari identitas, budaya, serta kehidupan sehari-hari masyarakat di wilayah kepulauan.
“Laut bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga bagian dari kehidupan dan budaya masyarakat kita. Karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir terus meningkat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pesisir, mulai dari peningkatan fasilitas nelayan, akses infrastruktur, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat.
Selain itu, momentum bulan suci Ramadan juga dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.
Bupati berharap Ramadan menjadi kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta menjaga semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat Maluku.
“Momentum bulan suci Ramadan ini hendaknya kita jadikan sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, mempererat kebersamaan, serta menjaga semangat gotong royong dan persatuan di tengah masyarakat,” katanya.
Di akhir kegiatan, Bupati Asri Arman juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan daerah demi kemajuan Kabupaten Seram Bagian Barat.
“Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua, serta memperkuat semangat kita untuk terus membangun daerah ini menjadi lebih baik,” pungkasnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut ditutup dengan buka puasa bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat Pulau Kasuari, yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh kebersamaan.
Penulis : Luhu
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














