Kota Sorong Papua Barat Daya – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Papua Barat Daya kini resmi dipimpin oleh H. Iim Abdul Hosim, SE., MH sebagai ketua yang baru, Senin (9/3/2026).
Penunjukan tersebut dilakukan melalui rapat pleno pengurus yang berlangsung beberapa waktu lalu dan disepakati secara aklamasi sesuai mekanisme organisasi berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
Ketua ICMI Papua Barat Daya, H. Iim Abdul Hosim, menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru telah menyusun sejumlah program strategis yang diharapkan mampu membawa organisasi menjadi lebih aktif serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah menyusun berbagai program yang diharapkan dapat membawa ICMI menjadi lebih baik ke depan, Kami juga akan memperkuat kerja sama dengan seluruh pengurus serta berbagai pihak agar organisasi ini dapat berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ICMI akan tetap berpegang pada visi organisasi untuk mewujudkan masyarakat madani yang berlandaskan ketakwaan, keimanan, serta penguatan ilmu pengetahuan.
Beberapa program yang akan menjadi fokus kepemimpinan baru ICMI Papua Barat Daya antara lain memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota, mengingat saat ini sebagian besar kepengurusan daerah telah terbentuk dan hanya menyisakan beberapa wilayah yang masih dalam proses pembentukan.
Selain itu, ICMI juga akan membentuk sejumlah lembaga atau bidang kerja yang bertujuan memperpendek jalur komunikasi antara organisasi dengan masyarakat, khususnya umat Islam di Papua Barat Daya.
Program lainnya mencakup penguatan kajian strategis yang menyentuh isu lingkungan hidup, pengembangan ekosistem berbasis masyarakat, serta pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP), khususnya masyarakat Muslim Papua.
“Pemberdayaan masyarakat Papua menjadi salah satu perhatian utama kami. ICMI ingin melibatkan mereka secara aktif agar dapat berperan dalam pembangunan daerah,” jelasnya.
Tidak hanya itu, ICMI Papua Barat Daya juga merencanakan pengembangan sistem ekonomi internal berbasis teknologi keuangan atau fintech guna memperkuat kemandirian organisasi serta membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi anggota.
Dengan berbagai program tersebut, kepengurusan baru ICMI Papua Barat Daya diharapkan mampu menghidupkan kembali peran organisasi sebagai wadah cendekiawan Muslim yang aktif berkontribusi bagi pembangunan daerah dan kemajuan umat, sebagaimana peran besar yang pernah ditunjukkan ICMI pada masa kepemimpinan Presiden ke-3 Republik Indonesia, B. J. Habibie.
“Kami berharap ICMI Papua Barat Daya dapat menjadi organisasi yang semakin kuat, aktif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan di daerah,” tutupnya.
Penulis : Leonardo
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Suara Rakyat Info














