Di Balik Bedah Rumah TMMD Kodim Kediri ke-127, Ada Kisah Sumiin dan Tembok yang Menguatkan Harapan

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| KEDIRI – Selama bertahun-tahun, Sumiin (49) terbiasa mendengar suara angin menyusup dari celah dinding sesek bambu rumahnya di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Jika hujan turun deras, ia dan keluarganya harus bersiap dengan ember untuk menampung air yang merembes.

Rumah itu adalah peninggalan orang tuanya sekitar 20 tahun lalu. Tak pernah direnovasi besar-besaran, karena bagi Sumiin, memenuhi kebutuhan makan sehari-hari jauh lebih mendesak.

“Saya kerja sebagai blandong kayu. Sehari paling dapat sekitar Rp 100.000. Itu cukup untuk makan empat sampai lima orang hari itu saja,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memiliki tiga anak. Anak pertamanya telah menikah dan masih tinggal bersamanya, sementara dua lainnya masih bersekolah. Dengan penghasilan yang habis untuk kebutuhan harian, ia tak pernah memiliki simpanan untuk memperbaiki rumah.

“Yang penting keluarga bisa makan, saya sudah merasa cukup,” katanya.

Karena itu, kedatangan rombongan anggota TNI bersama Kepala Dusun Sumber Bahagia, Sunaryo, membuatnya tertegun. Ia diberi tahu rumahnya akan dibongkar dan dibangun ulang melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127.

“Saya sempat tidak percaya. Bangun rumah kan perlu biaya besar. Sedangkan saya tidak punya tabungan,” tuturnya.

Sunaryo kemudian menjelaskan bahwa perbaikan tersebut merupakan bagian dari program TMMD, kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI AD melalui Kodim 0809/Kediri, yang menyasar rumah warga tidak mampu dan tidak layak huni.

READ  TMMD ke-127 Percantik Masjid Baitul Huda Jelang Ramadhan 1447 H

Proses pembangunan berlangsung secara gotong royong. Dinding bambu yang selama ini menjadi saksi perjalanan hidupnya diganti dengan material permanen. Atap diperbaiki, struktur diperkuat.

Kini, rumah itu berdiri lebih kokoh. Bagi Sumiin, perubahan itu bukan sekadar perbaikan bangunan, melainkan rasa aman yang selama ini jarang ia rasakan.

“Perasaannya campur jadi satu. Kaget, senang, haru. Saya hanya bisa berterima kasih,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127 Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos M.A.P, mengatakan, program rehabilitasi rumah tidak layak huni menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan TMMD.

“Melalui TMMD, kami ingin memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Rumah yang layak adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi,” kata Dhavid.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah diharapkan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Sunaryo menyebut rumah Sumiin masuk dalam daftar prioritas karena kondisinya dinilai sudah tidak aman.

“Kami melakukan pendataan bersama perangkat desa agar bantuan tepat sasaran. Program ini sangat membantu warga,” ujar Sunaryo.

Kini, setiap kali angin bertiup di Desa Gadungan, suara yang terdengar bukan lagi desir dari celah bambu, melainkan ketenangan di dalam rumah yang berdiri lebih kuat.

Bagi Sumiin, tembok baru itu bukan hanya pelindung dari cuaca, tetapi juga penopang harapan bagi masa depan anak-anaknya.

 

Penulis : Ags

Editor   : Red

Sumber Berita : suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ki Darmaningtyas: Kepuasan Pemudik Hingga 85,3% Bukti Keberhasilan Rekayasa Lalu Lintas dan Sinergi Lintas Sektor
Polresta Sidoarjo Ungkap 19 Kasus Narkoba Selamatkan 4000 Jiwa dari Bahaya Narkotika
Polri–Universitas Borobudur Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Transformasi Pendidikan melalui Pusat Studi Kepolisian
Deteksi Dini, Selamatkan Kehidupan: Dharma Pertiwi Gaungkan Kesadaran Kanker Payudara di Manokwari
Polres Mojokerto Kota Perkuat Partisipasi Masyarakat Jaga Keamanan Melalui Sabuk Kamtibmas
21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis
Kakorlantas Polri Resmikan Safety Driving Center (SDC) Polda Kalsel
Satlantas Polres Kediri Kota Ungkap Pelaku Tabrak Lari, Ditangkap di Ngawi Hanya Kurun Waktu 7 Jam
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 04:36 WIB

Ki Darmaningtyas: Kepuasan Pemudik Hingga 85,3% Bukti Keberhasilan Rekayasa Lalu Lintas dan Sinergi Lintas Sektor

Jumat, 10 April 2026 - 04:31 WIB

Polresta Sidoarjo Ungkap 19 Kasus Narkoba Selamatkan 4000 Jiwa dari Bahaya Narkotika

Jumat, 10 April 2026 - 04:28 WIB

Polri–Universitas Borobudur Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Transformasi Pendidikan melalui Pusat Studi Kepolisian

Jumat, 10 April 2026 - 04:18 WIB

Deteksi Dini, Selamatkan Kehidupan: Dharma Pertiwi Gaungkan Kesadaran Kanker Payudara di Manokwari

Jumat, 10 April 2026 - 03:26 WIB

Polres Mojokerto Kota Perkuat Partisipasi Masyarakat Jaga Keamanan Melalui Sabuk Kamtibmas

Berita Terbaru

Berita Daerah

Komadan Kodaeral XIV Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan

Kamis, 16 Apr 2026 - 06:55 WIB