SUARARAKYAT.info || JAKARTA— Ribuan umat Islam memadati Masjid Istiqlal, Jakarta, untuk melaksanakan Shalat Tarawih pertama menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Sejak menjelang waktu Magrib, arus jamaah telah terlihat berdatangan dari berbagai penjuru ibu kota dan sekitarnya, menciptakan suasana religius yang khidmat sekaligus penuh antusiasme.
Pemerintah sebelumnya menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan tersebut diumumkan melalui sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, sehingga pelaksanaan Tarawih perdana digelar pada Rabu malam.
Masjid terbesar di Asia Tenggara itu tampak dipenuhi jamaah dari lantai utama hingga ke selasar dan pelataran. Petugas pengamanan dan pengelola masjid telah bersiaga sejak sore hari untuk mengatur arus masuk jamaah serta memastikan kelancaran ibadah. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari dalam ruang utama salat, menghadirkan suasana syahdu yang menandai awal bulan penuh berkah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan memberikan tausiyah Ramadhan. Dalam ceramahnya, ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah tantangan zaman. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian, terutama dalam keberagaman masyarakat Indonesia.
Pelaksanaan Shalat Tarawih di Masjid Istiqlal malam itu berlangsung sebanyak 20 rakaat yang dilanjutkan dengan 3 rakaat Shalat Witir. Jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Di sela-sela rakaat, sebagian jamaah tampak memanjatkan doa secara pribadi, memohon ampunan dan keberkahan di bulan suci.
Antusiasme masyarakat mencerminkan kerinduan mendalam terhadap suasana Ramadhan, terlebih setelah berbagai dinamika sosial yang terjadi sepanjang tahun. Banyak keluarga datang bersama anak-anak mereka, mengenalkan suasana ibadah berjamaah di masjid nasional tersebut sebagai pengalaman spiritual yang berkesan.
Pihak pengelola Masjid Istiqlal juga menyiapkan rangkaian kegiatan selama Ramadhan, mulai dari kajian rutin, tadarus Al-Qur’an, hingga program sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan kapasitas besar dan fasilitas yang memadai, Masjid Istiqlal kembali menjadi pusat syiar Islam dan simbol kebersamaan umat dalam menyambut bulan suci.
Tarawih perdana ini menjadi penanda dimulainya perjalanan spiritual umat Islam selama satu bulan ke depan. Di bawah gemerlap lampu dan kubah megah Masjid Istiqlal, ribuan doa dipanjatkan, mengiringi harapan agar Ramadhan 1447 H membawa kedamaian, keberkahan, dan penguatan iman bagi seluruh umat.
Editor : Red
Sumber Berita: Suararakyat.info














