SUARARAKYAT.info || KEDIRI – Dalam rangka mendukung penuh program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tarokan, Polres Kediri Kota, Polda Jawa Timur, menunjukkan aksi nyata di lapangan.
Pada Selasa (16/6/2026), Kanit Binmas Polsek Tarokan, Ipda Suyono, S.H., terjun langsung ke area persawahan warga untuk memantau kondisi para petani secara mendalam sekaligus memastikan aktivitas sektor pertanian di wilayahnya berjalan tanpa hambatan. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri dalam mengawal kebijakan strategis nasional, khususnya yang menyentuh pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel Polri di sektor agraria merupakan langkah konkret untuk memastikan stabilitas ketahanan pangan nasional berjalan optimal sejak dari tingkat hulu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, AKP Priyo Hadistyo juga memberikan imbauan khusus kepada seluruh jajaran Bhabinkamtibmas agar tidak hanya fokus pada sektor pertanian, tetapi juga aktif menyambangi dan memantau sektor peternakan milik warga di desa binaan masing-masing.
”Sesuai arahan Bapak Kapolres, kami berkomitmen penuh mengawal program Asta Cita Presiden. Selain sektor pertanian, saya mengimbau kepada seluruh Bhabinkamtibmas agar turun ke lapangan memantau peternakan warga, baik sapi, kambing, maupun unggas. Ketahanan pangan hewani juga menjadi pilar penting. Kami ingin memastikan hewan ternak warga sehat, pasokan pakan aman, dan sektor peternakan terhindar dari wabah penyakit,” tegas AKP Priyo Hadistyo, S.H.
Tidak hanya memberikan instruksi operasional, Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., juga menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan program ketahanan pangan ini terletak pada kuatnya hubungan emosional antara aparat keamanan dan warga pendukung sektor pangan.
”Polsek Tarokan akan terus membangun dan memperkuat sinergisitas dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya para petani dan kelompok tani yang ada di wilayah kami. Kami tidak ingin hubungan ini hanya bersifat sementara atau formalitas. Kehadiran kami di lapangan harus menjadi ruang diskusi yang hidup, di mana petani tidak canggung mengadukan masalahnya dan kami siap menjembatani solusinya demi kemajuan pertanian bersama,” tambah AKP Priyo Hadistyo.
Bersamaan dengan momentum bulan Suro ini, Polsek Tarokan juga menyelipkan pesan kamtibmas yang mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat. Kapolsek Tarokan mengajak warga untuk memanfaatkan bulan yang sakral ini sebagai momen refleksi spiritual dan sosial.
”Di bulan Suro ini, kami dari Polsek Tarokan mengimbau dan mengajak seluruh warga masyarakat untuk saling merenungkan diri (muhasabah). Mari kita jaga kesucian bulan ini dengan memperkuat persaudaraan, menahan diri dari potensi konflik, dan bersama-sama berdoa serta berikhtiar demi keamanan, kedamaian, serta kemajuan bangsa. Khususnya di wilayah hukum Polsek Tarokan Polres Kediri Kota, mari kita ciptakan lingkungan yang guyub rukun,” ajak AKP Priyo Hadistyo.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kanit Binmas Polsek Tarokan Ipda Suyono, S.H., menegaskan bahwa pihaknya bergerak masif ke seluruh penjuru wilayah. Sambil menyusuri hamparan sawah dan berdialog dengan warga, ia memantau langsung kinerja para personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di 10 desa di seluruh Kecamatan Tarokan.
”Kami telah menginstruksikan dan memantau seluruh anggota Bhabinkamtibmas di 10 desa se-Kecamatan Tarokan agar setiap hari turun ke desa binaan masing-masing. Mereka wajib mengawal para petani dan peternak, membantu mengatasi kendala di lapangan, serta menjadi perpanjangan tangan kami dalam menjaga produktivitas pangan,” ujar Ipda Suyono di lokasi persawahan.
Melalui sinergi Bhabinkamtibmas di 10 desa tersebut, beberapa poin penting yang menjadi fokus pemantauan rutin meliputi:
Ketersediaan Pasokan Air dan Irigasi: Memastikan sistem irigasi di seluruh desa binaan berfungsi optimal guna mendukung pertumbuhan tanaman padi dan palawija.
Distribusi Pupuk dan Bibit: Menyerap keluhan petani terkait kelancaran akses terhadap pupuk subsidi dan bibit berkualitas agar tidak terjadi kelangkaan.
Kesehatan dan Keamanan Ternak: Melakukan dialog dengan peternak lokal untuk memantau kondisi kesehatan hewan ternak serta mencegah potensi pencurian hewan (curwan).
Kondisi Kamtibmas Area Pertanian: Memastikan situasi di sekitar persawahan aman dari potensi gangguan keamanan atau pencurian alat-alat mesin pertanian (alsintan).
Melalui kegiatan bimbingan masyarakat (binmas) yang masif hingga ke tingkat desa, komitmen sinergisitas yang kuat, serta semangat introspeksi di bulan Suro, Polsek Tarokan berharap dapat mendeteksi secara dini setiap kendala yang dihadapi masyarakat. Dengan begitu, koordinasi lintas sektoral dengan dinas terkait bisa segera dilakukan demi menjaga stabilitas, produktivitas pangan, dan kondusifitas wilayah di hukum Polres Kediri Kota.
Penulis : Ags
Editor : Red
Sumber Berita : suararakyat.info














