SUARARAKYAT.info || BEKASI – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan dan derasnya arus zaman, ada satu tempat yang selalu menjadi sandaran jiwa: masjid. Dari sanalah doa-doa dipanjatkan, air mata taubat ditumpahkan, dan harapan tentang masa depan generasi dirajut. Kini, Masjid Al-Muhajirin yang berdiri di Perum Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengetuk pintu hati para dermawan untuk bersama-sama memakmurkan rumah Allah melalui gerakan donasi terbuka.
Masjid bukan hanya bangunan dengan dinding dan kubah. Ia adalah pusat pembinaan iman, tempat anak-anak belajar mengaji, ruang musyawarah warga, sekaligus benteng moral masyarakat. Setiap lantunan ayat suci Al-Qur’an yang terdengar, setiap saf yang rapat dalam salat berjamaah, hingga setiap kajian ilmu yang digelar, menjadi saksi hidup bahwa masjid adalah denyut nadi peradaban umat.
Seiring bertambahnya jamaah dan meningkatnya aktivitas keagamaan, kebutuhan operasional dan pengembangan fasilitas Masjid Al-Muhajirin pun semakin besar. Perawatan bangunan, peningkatan kenyamanan ruang ibadah, pengadaan sarana pendidikan Al-Qur’an untuk anak-anak, serta dukungan kegiatan sosial dan keumatan membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengurus masjid menegaskan bahwa gerakan donasi ini bukan sekadar pengumpulan dana, melainkan panggilan iman bagi siapa pun yang rindu menanam amal jariyah. Dalam ajaran Islam, sedekah untuk pembangunan dan pemakmuran masjid termasuk amal yang pahalanya terus mengalir meski usia telah berakhir.
“Setiap rupiah yang diniatkan karena Allah akan menjadi cahaya penerang di hari kemudian. Kami mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk bersama-sama memakmurkan masjid ini,” ujar salah satu pengurus Masjid Al-Muhajirin.
Donasi dapat disalurkan melalui rekening resmi yayasan sebagai berikut:
Bank Syariah Indonesia (BSI)
No. Rekening: 7295682889
Atas Nama: Yayasan Bina AlMuhajirin
Untuk konfirmasi transfer dan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi:
Sahyudin – 0815 1399 4673
Pengurus memastikan bahwa seluruh dana yang diterima akan dikelola secara amanah dan transparan demi kepentingan ibadah serta kemaslahatan umat. Laporan penggunaan dana akan disampaikan secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada para donatur dan jamaah.
Di tengah tantangan moral dan sosial yang kian kompleks, keberadaan masjid yang kuat dan makmur menjadi kebutuhan mendesak. Dari masjid lahir generasi yang berakhlak, berilmu, dan peduli terhadap sesama. Mendukung masjid berarti ikut menjaga cahaya keimanan tetap menyala di lingkungan masyarakat.
Gerakan ini menjadi pengingat bahwa harta hanyalah titipan, sementara amal kebaikan adalah bekal yang akan menemani hingga akhir perjalanan. Bagi para dermawan, inilah kesempatan untuk menanam benih pahala yang tak terputus, menghadiahkan kebaikan bagi diri sendiri, keluarga, dan generasi mendatang.
Semoga setiap niat tulus dan sedekah yang terhimpun menjadi wasilah turunnya keberkahan, kelapangan rezeki, serta keselamatan dunia dan akhirat.
Editor : Red
Sumber Berita: Suararakyat.info














