SuaraRakyat. Info//Manokwari PB – Kodam XVIII/Kasuari menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah/2026 Masehi sebagai upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual prajurit, Kamis (22/01/26). Kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid Istiqlal Kodam XVIII/Kasuari tersebut diikuti oleh prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD XVIII/Kasuari.
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini dimaknai sebagai refleksi mendalam terhadap perjalanan spiritual Rasulullah SAW, khususnya dalam meneguhkan nilai-nilai ibadah, kejujuran, tanggung jawab, dan keteladanan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan dan penting dalam membentuk sosok prajurit TNI AD yang profesional sekaligus berkarakter kuat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutan Pangdam XVIII/Kasuari yang dibacakan oleh Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana, S.I.P., disampaikan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa bersejarah, tetapi mengandung pesan moral yang mendalam tentang kewajiban shalat serta pembinaan hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan dan sesama.
Ditekankan bahwa tantangan tugas prajurit ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan keseimbangan antara kemampuan teknis, disiplin militer, dan keteguhan moral. Prajurit yang unggul adalah mereka yang mampu menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta tetap berpegang pada etika dan norma agama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW dalam kepemimpinan, kesabaran, serta keikhlasan dalam pengabdian harus menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit Kodam XVIII/Kasuari. Sikap tersebut diharapkan tercermin tidak hanya saat menjalankan tugas negara, tetapi juga dalam kehidupan keluarga dan interaksi sosial di tengah masyarakat.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Kodam XVIII/Kasuari mengajak seluruh personel untuk terus memperbaiki diri, menata niat pengabdian, serta memperkuat karakter sebagai prajurit yang santun, humanis, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan rakyat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan satuan guna mewujudkan prajurit yang beriman, berakhlak mulia, dan siap mendukung terwujudnya Indonesia Maju.
(Tim/Red)














