SUARARAKYAT.info|| Saparua-Warga Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, bersama awak media SUARA RAKYAT Info, menyampaikan apresiasi atas kinerja cepat dan sigap Kapolsek Saparua, AKP Soleman Julius Leimena, dalam menangani insiden antar pemuda yang sempat terjadi di kawasan wisata Belakang Kota, Saparua.(6/1/2026)
Insiden yang terjadi pada malam hari tersebut sempat memicu ketegangan di lokasi wisata yang saat itu dipadati pengunjung, termasuk ibu-ibu, pemuda-pemudi, hingga anak-anak balita. Situasi sempat memanas akibat aksi saling kejar dan lempar batu antar sekelompok pemuda, sehingga menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat dan pengunjung yang sedang berwisata.
Meskipun dihadapkan dengan keterbatasan jumlah personel, jajaran Polsek Saparua di bawah kepemimpinan AKP Soleman Julius Leimena bergerak cepat melakukan pengamanan. Beberapa titik jalan yang sempat diblokade berhasil dikendalikan, serta para pengunjung yang terjebak tidak dapat pulang ke rumah masing-masing dapat diamankan dengan baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Upaya pengamanan dilakukan secara persuasif dan humanis, dengan melibatkan berbagai pihak terkait, mulai dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama. Seluruh masyarakat Desa Tuhaha yang berada di sekitar Kantor Camat dan Kejaksaan yang berlokasi di samping Benteng Duurstede dikawal ketat oleh personel Polsek Saparua menuju Mako Polsek guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Salah satu warga yang berada di lokasi kejadian, dan enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa situasi saat itu berlangsung sangat cepat dan membuat pengunjung panik.
“Katong seng tau awal kejadian seperti apa, tiba-tiba orang sudah lari kiri kanan. Karena banyak orang piknik, katong cari tempat aman. Ada yang langsung naik mobil dan pulang karena takut,” ujarnya.
Warga tersebut juga menambahkan bahwa setelah insiden di lokasi wisata, masyarakat yang hendak pulang mendapat informasi adanya pemalangan atau blokade jalan di kawasan Kampung Jati, Saparua, yang merupakan akses menuju Jazirah Hatawano. Akibatnya, sejumlah warga sempat tertahan dan tidak dapat melintas.
“Memang sempat tidak ada personel di lokasi pemalangan, tapi selang beberapa jam kemudian personel Polsek Saparua tiba dan langsung melakukan pengamanan. Dengan pendekatan hukum yang baik, massa perlahan membubarkan diri,” tambahnya.
Sekitar pukul 00.00 WIT, (5/1/2026).seluruh warga yang belum dapat kembali ke rumah masing-masing diamankan di Mako Polsek Saparua, sebelum akhirnya diantar secara bertahap oleh personel kepolisian menuju Desa Tuhaha.
Dalam insiden tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa. Namun demikian, beberapa pemuda diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan guna mendalami kronologis kejadian yang sebenarnya.
Kapolsek Saparua, AKP Soleman Julius Leimena, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, khususnya Polsek Saparua.
“Saya akan tindak tegas tanpa pandang bulu apabila ada masyarakat atau kelompok yang ingin mengganggu Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Saparua. Saya juga mengharapkan kerja sama masyarakat yang mengetahui kronologis awal kejadian untuk memberikan keterangan, agar peristiwa ini bisa terbuka secara terang,” tegas Kapolsek.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga nilai budaya orang basudara, tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi merusak persaudaraan dan kedamaian di Saparua.
“Mari katong samua jaga kamtibmas, jaga hubungan orang basudara, dan ciptakan situasi yang aman dan damai seperti yang katong idam-idamkan bersama,” tambahnya.
Terkait pemuda yang diamankan, Kapolsek menegaskan bahwa mereka tetap mendapatkan perlindungan hukum sesuai ketentuan yang berlaku, dan meminta pihak keluarga untuk menahan diri serta mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian.
Hingga berita ini diterbitkan, situasi di wilayah Saparua dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, dengan pengamanan masih dilakukan di sejumlah titik oleh personel Polsek Saparua guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.
Penulis : Jhon K Manuputty
Editor : Red-01
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














