SUARARAKYAT.info||Saparua, Maluku Tengah – Raja Negeri Tuhaha, Yan Sasabone, memberikan apresiasi atas kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di kebun Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) PNIEL Tuhaha, Klasis Pulau-Pulau Lease, pada Kamis (2/01/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus memperkuat kesadaran ekologis di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam sambutannya, Raja Negeri Tuhaha mengajak seluruh masyarakat, terutama para pemuda, untuk mengambil langkah inisiatif dengan menanam pohon di wilayah masing-masing. Menurutnya, gerakan menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga alam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, untuk mulai menanam pohon di wilayah masing-masing, terutama di kebun-kebun gereja. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap lingkungan dan masa depan negeri,” ujar Yan Sasabone.
Sebelum kegiatan penanaman pohon dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Jemaat GPM PNIEL Tuhaha, Klasis P.P Lease, Pdt. Lucky Tupalessy, S.Th. Doa tersebut menjadi simbol pengharapan agar setiap pohon yang ditanam dapat tumbuh subur dan membawa manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.
Kegiatan penanaman pohon ini melibatkan peserta Program Mangente KampB’Ter, yang sebagian besar datang dari luar daerah. Kehadiran mereka dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan di Negeri Tuhaha.
Penanaman pohon dipandang penting karena memiliki berbagai fungsi ekologis, di antaranya menyerap polusi udara, menjaga ketersediaan air, mengendalikan suhu lingkungan, serta menjadi habitat bagi berbagai makhluk hidup. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi keseimbangan ekosistem.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Majelis Jemaat GPM PNIEL Tuhaha menyerahkan sebanyak 26 pohon kepada Panitia Mangente KampB’Ter untuk ditanam di area kebun gereja. Pohon-pohon tersebut terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif, seperti rambutan, mangga, alpukat, dan jenis lainnya. Pohon-pohon ini ditanam sebagai kenang-kenangan sekaligus simbol kontribusi peserta terhadap Negeri Tuhaha.
Ketua Umum Program Mangente KampB’Ter, Rhonny Sasabone, saat diwawancarai awak media di lokasi kegiatan, menegaskan bahwa gerakan menanam pohon harus dijadikan budaya dan gaya hidup yang dimulai sejak dini.
“Gerakan menanam pohon harus menjadi budaya dan gaya hidup. Kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini, karena dari situlah masa depan bumi kita ditentukan,” ungkap Rhonny.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi komitmen bersama dalam menanam kebaikan hari ini demi lingkungan Jemaat GPM PNIEL Tuhaha yang lebih hijau, asri, dan berseri di masa mendatang.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi komitmen bersama untuk menanam kebaikan hari ini, demi jemaat GPM PNIEL Tuhaha yang lebih hijau dan berseri,” tambahnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua Umum Program Mangente KampB’Ter, Jhon K. Manuputty, yang akrab disapa Kamba, menegaskan pentingnya perawatan berkelanjutan terhadap pohon-pohon yang telah ditanam.
“Setiap pohon yang ditanam hari ini harus terus dipantau dan dibersihkan. Jadikan pohon-pohon ini sebagai saksi kontribusi sivitas akademika dalam menjaga bumi dan membangun masa depan Negeri Tuhaha, Beinusa Amalatu, yang berkelanjutan dan berkesinambungan,” tegasnya.
Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi antara gereja, masyarakat adat, pemuda, dan sivitas akademika dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Maluku, khususnya di Negeri Tuhaha.
Penulis : Jhon K Manuputty
Editor : Red-01
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info















Semoga dengan adaNya penanaman pohon produktif yg ada dapat membuka hati setiap generasi muda untuk memahami pentingNya pennanaman Pohon untuk mnciptakan kerindangan okosistem alam yg bermanfaat untuk kehidupan bersama sebagai makluk ciptaan Allah.😍🫠