SUARARAKYAT info|| Jakarta-Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) resmi menjalin kolaborasi strategis untuk mewujudkan desa-desa di seluruh Indonesia yang bersih, sehat, dan bebas dari persoalan sampah. Kolaborasi ini menegaskan kembali bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional, sehingga kesadaran lingkungan harus ditanamkan mulai dari akar rumput.(8/12/2025)
Program ini diawali dengan penguatan literasi lingkungan bagi warga desa melalui sosialisasi, edukasi publik, dan lokakarya. Pendamping desa dan penyuluh lapangan akan dilibatkan secara langsung untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai pentingnya pengelolaan sampah, pemilahan mandiri, hingga pemanfaatan kembali sampah organik maupun non-organik.
Selain literasi, rangkaian aksi nyata juga disiapkan untuk memastikan perubahan perilaku benar-benar terwujud di tengah masyarakat. Salah satu agenda utama adalah Gerakan Bebersih Desa Nasional, yang akan dilaksanakan pada 13 Januari 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Desa Nasional. Gerakan ini diharapkan menjadi pemicu kebangkitan kesadaran kolektif masyarakat desa untuk menjadikan lingkungannya bersih dan bebas sampah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan ini, Staf Ahli Kemendes PDT, Yandri, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas kementerian adalah langkah strategis untuk memastikan percepatan transformasi desa.
“Desa adalah tulang punggung Indonesia. Kalau desanya bersih, sehat, dan warganya memahami pentingnya menjaga lingkungan, maka Indonesia juga akan kuat. Kolaborasi dengan KLH ini bukan sekadar program, tetapi gerakan nasional yang harus hidup di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga desa merasakan manfaat langsung dari upaya menjaga kebersihan lingkungan,” ujar Yandri.
Ia menegaskan bahwa Kemendes PDT tidak hanya mendorong gerakan di tingkat pusat, tetapi juga memperkuat peran pemerintah desa, BUMDes, relawan, dan komunitas masyarakat agar terlibat aktif dalam penanganan sampah secara berkelanjutan. Menurutnya, desa-desa yang berhasil mengelola sampah dengan baik akan menjadi contoh bagi daerah lain dan menjadi titik awal lahirnya ekonomi sirkular di pedesaan.
Gerakan Bebersih Desa Nasional nantinya akan melibatkan seluruh elemen masyarakat desa, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, lembaga desa, kelompok perempuan, hingga pemuda. Kegiatan akan mencakup kerja bakti massal, penataan lingkungan, pengurangan sampah plastik, edukasi pemilahan, hingga pengembangan inovasi lokal yang dapat menambah nilai ekonomi bagi warga.
Kemendes PDT mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung gerakan ini. Dengan keterlibatan semua pihak, upaya mewujudkan desa bersih dan sehat bukan lagi sekadar harapan, tetapi menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang lebih berkelanjutan.
Editor : Red-SR
Sumber Berita: Suararakyat. info














