Prof. Dr. Sutan Nasomal Dorong Presiden Prabowo Bangun Pabrik Aspal Plastik-Karet: Solusi Masa Depan Infrastruktur dan Lingkungan

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Jakarta — Gagasan besar kembali datang dari akademisi sekaligus tokoh nasional, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH., yang menilai bahwa Indonesia berada pada momentum tepat untuk melakukan lompatan teknologi pengolahan limbah menjadi energi pembangunan. Dalam pernyataannya kepada para pemimpin redaksi media cetak dan online, melalui sambungan telepon dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta (2/12/2025), ia mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk segera merintis pendirian pabrik aspal yang berbahan dasar sampah plastik dan limbah karet.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor teknologi aspal berbahan plastik dan karet, mengingat ketersediaan sampah yang melimpah di kota-kota besar maupun di daerah. Pemanfaatan limbah ini tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga menghasilkan material pembangunan jalan yang memiliki kualitas lebih kuat, lebih awet, dan lebih ramah lingkungan.

Prof. Sutan menjelaskan bahwa plastik dan ban bekas yang dicampur dengan aspal cair memiliki daya ikat yang sangat kuat. Struktur campuran tersebut membuat permukaan jalan lebih halus, tidak licin, serta tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem. “Aspal berbahan plastik dan karet ini tidak mudah retak, tidak cepat tergerus hujan, dan sangat tahan panas. Ini jelas meningkatkan standar kualitas infrastruktur jalan raya kita,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain kualitas, pengolahan sampah menjadi aspal dinilai sangat efisien secara biaya karena tidak membutuhkan campuran kimia mahal. Teknologi ini bahkan telah terbukti di sejumlah negara dan bisa menjadi standar nasional baru bagi Indonesia jika diterapkan secara konsisten

Tokoh yang juga dikenal sebagai ekonom ini menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah pusat, BUMN, pemerintah provinsi, BUMD, hingga pemkab/pemkot dalam membangun pabrik pengolahan aspal berbahan limbah. Model produksi ini menurutnya akan menciptakan keuntungan berlapis: meningkatkan kualitas jalan raya, mengurangi beban sampah kota, sekaligus membuka peluang industri baru yang berbasis inovasi teknologi.

READ  Prof Dr Sutan Nasomal Desak Presiden Kembalikan Independensi KPK, dan Minta KPK Evaluasi Kinerja Korsup V

“Ini sangat menguntungkan pemerintah pusat, pemda, BUMN, hingga masyarakat daerah. Produksi aspal dapat dilakukan di banyak wilayah agar distribusi lebih mudah dan harga lebih terkendali,” tegasnya.

Prof. Sutan mengimbau Presiden Prabowo Subianto bersama Kementerian PUPR untuk segera memulai langkah konkret dalam pembangunan industri ini. Ia menilai Indonesia memiliki tenaga ahli, anak bangsa yang siap mengembangkan teknologi, serta sumber daya material yang melimpah.

“Presiden Prabowo dan para ahli pasti mampu menjadikan Indonesia sebagai produsen aspal limbah nomor satu di dunia,” tambahnya yakin. Ia menegaskan bahwa industri ini mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja terampil dan berpotensi besar menjadi salah satu komoditas ekspor masa depan menyusul tingginya permintaan global terhadap aspal berkualitas.

Sebagai penutup, Prof. Sutan menyampaikan harapannya agar program besar ini dapat diwujudkan dalam satu tahun masa pemerintahan awal Presiden Prabowo sebagai pijakan menuju Indonesia yang lebih maju, bersih, dan mandiri secara teknologi.

“Semoga dengan langkah besar ini, Indonesia semakin maju dan sukses, serta mampu menunjukkan kepemimpinan di tingkat dunia dalam pengolahan sampah dan pembangunan infrastruktur,” tutupnya.

Narasumber:

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH.Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Jenderal Kompii, dan Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS

Editor : Red-SR

Sumber Berita: Suararakyat. info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenag Raih Penghargaan Nasional, Bukti Komunikasi Publik yang Transparan dan Dekat dengan Masyarakat
Jangan Buru Monyet Liar Sendiri! BBKSDA Ingatkan Bisa Picu Serangan Lebih Agresif
Prof. dr. Terawan Soroti Pentingnya Inovasi Kesehatan Otak di Indonesian Brain Forum UPNVJ-UPN Veteran Jakarta
Bukukan Penerimaan PT Siloam International Hospitals Tbk Meningkat 10,6 Persen , Bamsoet Ingatkan Industri Rumah Sakit Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia
Kasus Bansos Beras PKH Rp200 Miliar Bergulir, KPK Periksa Bos PT DNR untuk Dalami Dugaan Korupsi
Legal Opinion Soroti Dugaan Pencemaran Udara Emisi Boiler PT Daihan Global, Warga Didorong Tempuh Jalur Hukum
Polda PBD Perkuat Karakter Kepemimpinan Mahasiswa melalui Latihan Dasar Kepemimpinan di Universitas Muhammadiyah Sorong
DPR Kota Sorong Sidak SPBU Sorpus, Pastikan Stok BBM Aman dan Antrean Segera Normal
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:28 WIB

Kemenag Raih Penghargaan Nasional, Bukti Komunikasi Publik yang Transparan dan Dekat dengan Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Jangan Buru Monyet Liar Sendiri! BBKSDA Ingatkan Bisa Picu Serangan Lebih Agresif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Bukukan Penerimaan PT Siloam International Hospitals Tbk Meningkat 10,6 Persen , Bamsoet Ingatkan Industri Rumah Sakit Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Kasus Bansos Beras PKH Rp200 Miliar Bergulir, KPK Periksa Bos PT DNR untuk Dalami Dugaan Korupsi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Legal Opinion Soroti Dugaan Pencemaran Udara Emisi Boiler PT Daihan Global, Warga Didorong Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru