SUARARAKYAT.info||Kotawaringin Timur – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XII menunjukkan respons sigap dalam operasi kemanusiaan dengan memberikan dukungan penuh terhadap proses evakuasi jenazah Nahkoda TB Surya Perkasa 502, Juarsah, yang meninggal dunia saat kapal tengah berlayar dari Dumai menuju Sampit. Evakuasi berlangsung pada Senin (01/12/2025) dini hari, pukul 00.10 hingga 00.55 WIB, di Pelabuhan Bagendang, Sampit.
Peristiwa ini bermula pada 19 November 2025 ketika almarhum Juarsah mengeluhkan nyeri hebat pada bagian pinggang dan dada saat kapal berada di koordinat 03°23.600’ S – 112°09.446’ E. Setelah menerima laporan kondisi tersebut, para Anak Buah Kapal (ABK) segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun nahas, saat ditindaklanjuti, nahkoda ditemukan sudah tidak lagi bernapas. Menyadari situasi genting ini, pihak kapal segera menghubungi agen pelayaran untuk meminta dukungan evakuasi darurat.
Menerima laporan tersebut, Pos TNI AL (Posal) Binpotmar Samuda langsung bergerak cepat. Melalui koordinasi terpadu, Posal berkolaborasi dengan sejumlah instansi, antara lain KSOP Kelas III Sampit, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, PMI Kotawaringin Timur, dan KP3 Pelabuhan Bagendang. Respons cepat dari lintas instansi ini memastikan proses penanganan berjalan tanpa hambatan.
Tim gabungan kemudian menjalankan evakuasi dengan prosedur standar keselamatan, menurunkan jenazah dari kapal dan membawanya menuju RSUD dr. Murjani Sampit untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan. Seluruh rangkaian proses berlangsung lancar, aman, dan tepat waktu.
Saat ini, kasus tersebut telah mendapat penanganan resmi dari Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah guna melakukan pendalaman serta memastikan penyebab kematian secara lebih detail.
Kodaeral XII memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur maritim dan instansi terkait atas kerja sama dan solidaritas yang ditunjukkan. “Sinergi seperti inilah yang memastikan bahwa setiap kejadian darurat di laut dapat ditangani dengan cepat dan profesional. TNI Angkatan Laut akan selalu hadir dan siap memberikan dukungan penuh demi keselamatan pelayaran dan kepentingan kemanusiaan,” demikian pernyataan resmi dari pihak Kodaeral XII.
Dengan komitmen kuat seluruh unsur maritim, evakuasi ini menjadi bukti nyata bahwa kesiapsiagaan dan kerja sama antarlembaga merupakan kunci utama dalam merespons situasi darurat di wilayah perairan Kotawaringin Timur.
Sumber: Dispen TNI AL
Editor : Red-SR
Sumber Berita: Suararakyat. info














