Bedah Kasus Banjir Bandang Sumatera: Tokoh Nasional Gugat Mafia Hutan, Serukan Tanggung Jawab Negara

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||JAKARTA — Seruan keras menggema dari Forum Diskusi Kebangsaan yang digelar pada Minggu, (30/11/2025). Sejumlah tokoh nasional, akademisi, dan praktisi hukum berkumpul mengupas tuntas tragedi banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sibolga, dan Nias bencana yang menelan korban jiwa serta memporakporandakan rumah, hewan ternak, hingga seluruh infrastruktur desa.

Di antara para tokoh yang hadir, tampak Dr Bernard BBBBI Siagian SH MAkp, Ketua DPP GAKORPAN; Dr Agip Supendi SH MH; Dr Kristianto Manullang SH MH Dr Rusman Pinem SH SSos,Dr Moses Waimuri SH MTh, praktisi hukum GAKORPAN–PPWI; serta tokoh masyarakat seperti Bunda Tiur Simamora dan Bunda Roslenny.

Mereka berkumpul bukan untuk seremonial belaka, melainkan untuk membedah kasus krusial di balik bencana nasional: hancurnya hutan, maraknya illegal logging, penyalahgunaan izin HPH, dan permainan mafia hutan yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun.

Dalam forum itu, para tokoh menegaskan bahwa banjir bandang yang menyeret kayu-kayu glondongan hanyalah “bukti otentik” betapa rakus dan brutalnya tangan-tangan mafia pembalakan liar di Pulau Sumatera.

“Ini buah simalakama akibat ulah sindikat mafia hutan. Mereka merusak, mereka kaya, rakyat kecil yang mati dan sengsara,” tegas Dr Bernard Siagian.


Air bah yang menghantam desa-desa bukan sekadar fenomena alam, melainkan penyingkap kejahatan struktural. Kayu-kayu besar yang seharusnya berada di hutan ditemukan berserakan di sungai menjadi bukti telanjang betapa eksploitasi hutan dilakukan tanpa kendali.

Dalam diskusi tersebut, para tokoh mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk,
mengusut tuntas mafia hutan,menindak tegas pemilik HPH yang terlibat,
membersihkan aparat yang bermain,serta memastikan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak.

Bunda Tiur dari Sibolga, Rusman Pinem dari Aceh, Kristanto Manullang dari Sumatera Utara, dan Januar dari Nias menyuarakan kesedihan yang sama: kampung halaman mereka hancur akibat keserakahan segelintir orang yang mengatasnamakan pembangunan.

Merujuk UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008, forum ini menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui siapa yang sebenarnya merusak hutan. Transparansi informasi harus menjadi kewajiban, bukan pilihan.

Data-data BMKG sebelumnya juga telah memperingatkan risiko longsor, banjir, dan kerusakan ekologi. Namun peringatan itu kalah oleh kepentingan oligarki dan mafia HPH.

“Jika illegal logging, KKN, dan mafia tanah terus berjaya, lalu untuk siapa Indonesia dibangun? Negeri ini lahir dari darah dan air mata pejuang. Apakah akan kita biarkan hancur oleh keserakahan?” ujar Dr Bernard.

Mereka menilai bencana ini bukan sekadar tragedi alam, tetapi teguran keras bagi bangsa, sebagaimana ditegaskan dalam refleksi keimanan forum: alam Nusantara seolah marah karena dieksploitasi tanpa batas.

READ  Forum Kebangsaan GAKORPAN Soroti Dugaan Suap PTSL di Jakarta Barat: Bola Panas Korupsi Menggelinding ke Pintu BPN

Penulis : Dr Bernard

Editor : Red-SR

Sumber Berita: Suararakyat. info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari
Dorongan Material Kembali Tiba, Satgas TMMD ke-128 Kejar Target Pembangunan Fisik
Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga
Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga
Panglima Koarmada III Soroti Dampak Konflik Iran–AS–Israel, Dorong Modernisasi Alutsista TNI AL
Koarmada III Raih Dua Penghargaan di Rakernisku TNI AL 2026, Perkuat Tata Kelola Keuangan
Bentuk Solidaritas Ketua, Anggota & PUK SP RTMM SPSI PT Diamond Cold Storage–Sukanda Djaya Menguat di May Day 2026, Dihadiri Presiden Prabowo Subianto
Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:54 WIB

Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:52 WIB

Dorongan Material Kembali Tiba, Satgas TMMD ke-128 Kejar Target Pembangunan Fisik

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:50 WIB

Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:10 WIB

Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:52 WIB

Panglima Koarmada III Soroti Dampak Konflik Iran–AS–Israel, Dorong Modernisasi Alutsista TNI AL

Berita Terbaru