SUARARAKYAT.info || Cianjur — Udara pagi di Pelabuhan Jayanti, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Sabtu (29/11/ 2025).terasa berbeda. Sekitar pukul 08.00 WIB, ratusan peserta dari berbagai instansi mulai memadati kawasan pesisir untuk mengikuti kegiatan Jabar Raksa Sagara 2025, agenda bersih-bersih pantai yang digelar oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut Bandung (Lanal Bandung) bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat.
Sebanyak 250 peserta dari unsur pemerintah, aparat, komunitas nelayan, pelajar, hingga organisasi pemuda tumpah ruah di tepian pantai. Mereka datang bukan untuk seremonial belaka, melainkan benar-benar turun tangan memungut sampah, mengangkut karung limbah, dan mengembalikan wajah Pantai Jayanti ke bentuknya yang lebih layak bagi laut dan manusia.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari jajaran Lanal Bandung yang diwakili DanPosal Ujung Genteng Lettu Laut (Pel) Andri Kurniawan beserta personel Babinpotmar, hingga perwakilan DKP Provinsi Jawa Barat. Hadir pula pejabat daerah Kabupaten Cianjur, unsur TNI-Polri, instansi UPTD lintas sektor, pemerintah desa, lembaga pendidikan, organisasi nelayan, hingga tokoh masyarakat setempat

Daftarnya panjang, iya, tapi ini justru menunjukkan bahwa upaya menjaga laut bukan kerja satu-dua lembaga saja. Semua pihak dari Camat Cidaun, Danramil, Kapolsek, Kasatpolairud, hingga sekolah SMKN 1 Cidaun ikut menyingsingkan lengan baju. Komunitas masyarakat pesisir seperti HSNI, Rukun Nelayan Jayanti, Pokwasmas, Pokdarwis, Karang Taruna desa maupun kecamatan, sampai warga Pelabuhan Jayanti pun turut berbaur.
Kehadiran mereka bukan hanya menggugurkan kewajiban, melainkan simbol kuat bahwa kesehatan pantai adalah kepentingan bersama
Operasi bersih-bersih ini didukung peralatan yang cukup masif untuk ukuran kegiatan berbasis masyarakat. Tercatat 150 garukan sampah, 250 sepatu boots karet, 61 karung plastik, 250 sapu lidi dan pengki, 250 pasang sarung tangan, serta 150 pek plastik sampah disiapkan panitia untuk memastikan pekerjaan bisa berjalan efektif.
Dengan perlengkapan itu, para peserta menyisir bibir pantai, membersihkan sampah rumah tangga, plastik, hingga limbah laut yang terdampar. Perlahan, area yang semula kotor terlihat kembali rapi dan lebih bersahabat bagi pengunjung maupun ekosistem laut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski melibatkan banyak instansi, denyut utama kegiatan ini justru datang dari warga Cidaun dan nelayan Jayanti yang terlihat begitu antusias. Mereka bekerja bersama aparat dengan suasana guyub, saling bercanda sambil tetap serius menjalankan tugas. Kehadiran para pelajar juga menambahkan warna tersendiri, seolah mengingatkan bahwa generasi muda juga punya peran penting dalam menjaga laut.
Pihak Porkofimcat Kecamatan Cidaun memberikan apresiasi atas inisiatif Lanal Bandung dan seluruh jajaran yang mampu membawa banyak pihak turun langsung ke lapangan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, tanpa kendala berarti.
Jabar Raksa Sagara bukan sekadar agenda tahunan. Bagi masyarakat pesisir Cidaun, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat hubungan antara TNI AL, pemerintah daerah, dan para nelayan yang setiap hari menggantungkan nasib pada kelestarian laut.

Lebih dari itu, aksi bersih-bersih pantai mengingatkan bahwa menjaga laut bukan hanya jargon. Ada kerja nyata, ada keringat, ada komitmen dari banyak orang yang peduli pada masa depan lingkungan.
Dengan semangat “Jalesveva Jayamahe” dan “Jabar Istimewa,” kegiatan ini menjadi bukti bahwa menjaga laut bukan wacana, melainkan tindakan yang dimulai dari diri sendiri dan dilakukan bersama-sama.
Penulis : Cep Toto
Editor : SR
Sumber Berita: Suararakyat. info














