Peluncuran Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan SIL SKSG Universitas Indonesia: Dr. (C) Bahar Buasan Dorong Sinergi Akademik dan Kebijakan untuk Keberlanjutan Nasional

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Depok-Universitas Indonesia (UI) secara resmi meluncurkan Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB)/Graduate School of Sustainability Development (GSSD) sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran UI dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan berbasis keberlanjutan. Peluncuran ini menandai penggabungan dua fakultas akademik ternama di lingkungan UI, yakni Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) dan Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG), menjadi satu kesatuan baru yang berorientasi pada visi keberlanjutan global dan solusi strategis terhadap tantangan pembangunan masa kini dan masa depan.Rabu (22/10/2025)

Acara peluncuran berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, pukul 08.30–12.30 WIB di Balai Sidang Universitas Indonesia, dengan mengusung tema “Menyatukan Visi, Memastikan Keberlanjutan.” Tema ini mencerminkan semangat kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan akademik yang menjadi landasan utama berdirinya SPPB UI.

Turut hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting dari kalangan akademisi, pemerintah, dan lembaga strategis nasional, termasuk Bapak Dr. (C) Bahar Buasan, ST., MSM., MSc., selaku Pimpinan Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, yang memberikan apresiasi atas langkah UI dalam memperkuat peran pendidikan tinggi dalam agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bapak Dr. (C) Bahar Buasan sangat mengapresiasi peluncuran Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan di Universitas Indonesia. Pimpinan Komite 1 DPD RI, yang merupakan anggota MPR RI ini memiliki harapan agar Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan, riset, dan kebijakan pembangunan berkelanjutan yang membawa dampak nyata bagi Indonesia dan dunia. Pendirian Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan merupakan wujud nyata komitmen UI dalam mewujudkan “Excellence in Sustainability”, yakni menjadikan keberlanjutan bukan sekadar bidang kajian, melainkan prinsip dasar dalam setiap aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Dengan kepemimpinan yang kuat serta dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, SPPB UI diharapkan menjadi pusat keunggulan akademik dan riset terapan yang mendorong inovasi kebijakan, membangun kapasitas sumber daya manusia, serta menjadi penggerak perubahan positif bagi Indonesia dan panggung global.

READ  MI Tanjungsari Jampang Tengah Butuh Sentuhan Pemerintah, Kepala Sekolah: Kami Hanya Ingin Perlakuan yang Sama

Direktur Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan (SPPB) Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Drs. Supriatna, MT, menyampaikan bahwa pendirian SPPB UI juga terinspirasi dari model sekolah-sekolah pembangunan berkelanjutan yang telah berkembang di berbagai perguruan tinggi terkemuka di dunia.

Menurutnya, SPPB UI dirancang untuk menjadi wadah kolaboratif lintas bidang ilmu yang mampu menjawab kompleksitas tantangan global masa kini.

“SPPB UI bersifat multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin. Artinya, sekolah ini terbuka bagi berbagai bidang keilmuan. Baik di bidang ekonomi, sosial, politik, ilmu lingkungan, dan lainnya untuk bersama-sama berkontribusi pada isu keberlanjutan,” ujar Supriatna.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendekatan lintas disiplin ini penting agar ilmu pengetahuan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling menguatkan dalam menjawab persoalan pembangunan yang semakin kompleks. Melalui integrasi antara sains, kebijakan, dan praktik lapangan, SPPB UI diharapkan mampu menghasilkan lulusan dan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat serta pembuat kebijakan.

Selain menjadi pusat pendidikan dan riset, SPPB UI juga berperan strategis dalam membangun jejaring dengan lembaga nasional maupun internasional yang memiliki visi serupa. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi UI sebagai pelopor pendidikan keberlanjutan di Indonesia sekaligus mitra penting dalam ekosistem global yang berorientasi pada pembangunan hijau dan berkeadilan.

Diketahui, Prof. Supriatna sebelumnya menjabat sebagai Direktur Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) UI periode 2025–2029, dan kini dipercaya untuk memimpin transformasi menuju Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI. Dengan pengalaman dan kepemimpinannya, SPPB UI diharapkan menjadi pusat keunggulan akademik yang menggabungkan riset, kebijakan, dan praktik keberlanjutan secara terpadu.

Dengan demikian, Peluncuran SPPB UI menandai langkah besar Universitas Indonesia dalam memperkuat kontribusinya terhadap agenda Sustainable Development Goals (SDGs) dan masa depan pendidikan yang berorientasi pada solusi. Melalui visi “Menyatukan Visi, Memastikan Keberlanjutan,” UI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi universitas unggul yang tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga perubahan nyata bagi masyarakat.

(Riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Dana KIP Tidak Disalurkan, Sekolah MIS Darussalam Bungbulang Disorot
Yayasan Kristen Kalam Kudus Indonesia Cabang Sorong Klarifikasi Pemberhentian Peserta Didik MKA
Presiden Prabowo: Pendidikan Adalah Senjata Utama Menghapus Kemiskinan
Nusantara Standard Test 2026,Perkuat Seleksi Nasional Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara
Tata Kelola PTN Harus Dikembalikan Sepeti Dulu, Tidak Ada BHMN Dan BLU
Dana Bantuan PIP Diduga Tak Utuh MA Al-Muttaqien Jadi Sorotan, Pemerhati Kebijakan Publik Desak Sanksi Tegas atas Dugaan Penyimpangan
Kwartir Ranting Parungkuda Selenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Tahun 2025
Rayakan HUT 67 Universitas Jayabaya Adakan Gerak Jalan Sehat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:13 WIB

Diduga Dana KIP Tidak Disalurkan, Sekolah MIS Darussalam Bungbulang Disorot

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:27 WIB

Yayasan Kristen Kalam Kudus Indonesia Cabang Sorong Klarifikasi Pemberhentian Peserta Didik MKA

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:21 WIB

Presiden Prabowo: Pendidikan Adalah Senjata Utama Menghapus Kemiskinan

Senin, 12 Januari 2026 - 00:45 WIB

Nusantara Standard Test 2026,Perkuat Seleksi Nasional Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:30 WIB

Tata Kelola PTN Harus Dikembalikan Sepeti Dulu, Tidak Ada BHMN Dan BLU

Berita Terbaru