SUARARAKYAT.info||TUALANG, SIAK – Kekhawatiran masyarakat Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, terhadap meningkatnya potensi kecelakaan lalu lintas di kawasan Jalan Sungai Naga dan Bundaran KM 11 kian meningkat. Warga pun menyerukan imbauan agar para pengemudi truk dan mobil besar lebih berhati-hati saat melintas dan berbelok di jalur tersebut.
Menurut warga setempat, kawasan Jalan Sungai Naga dan Bundaran KM 11 merupakan titik rawan kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk. Banyak kendaraan besar yang melintas dengan kecepatan tinggi dan kurang memperhatikan kondisi sekitar saat hendak berbelok atau berpindah jalur.
“Kami mohon agar pengemudi truk-truk besar maupun mobil angkutan yang melintas di wilayah ini bisa lebih memperhatikan keselamatan. Kurangi kecepatan, apalagi saat akan berbelok di bundaran KM 11 atau masuk ke Jalan Sungai Naga,” ujar seorang warga Tualang yang enggan disebut namanya, Kamis (16/10/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, beberapa kali warga melihat nyaris terjadi tabrakan karena kendaraan besar yang melaju terlalu cepat saat berbelok. “Kalau tidak hati-hati, bisa saja menyenggol kendaraan kecil atau pejalan kaki. Kami tidak ingin ada korban lagi,” ujarnya dengan nada prihatin.
Selain faktor kecepatan, warga juga menyoroti kurangnya penerangan jalan dan rambu peringatan di beberapa titik yang dianggap strategis. Mereka berharap pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun dinas perhubungan, dapat segera menambah rambu-rambu lalu lintas dan memperbaiki penerangan jalan agar area tersebut menjadi lebih aman.
“Kalau bisa, ada juga petugas yang sesekali berjaga di sana. Karena banyak pengemudi dari luar daerah yang mungkin belum hafal kondisi jalan di Tualang ini,” kata warga lainnya.

Imbauan dari masyarakat ini menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan. Mereka berharap agar seluruh pengemudi, terutama kendaraan besar yang membawa muatan berat, dapat lebih disiplin dan mematuhi aturan berlalu lintas.
“Kami tidak melarang siapa pun melintas, tapi tolong utamakan keselamatan. Jangan terburu-buru, apalagi di kawasan padat penduduk seperti di Jalan Sungai Naga,” tegas salah satu tokoh masyarakat setempat.
Warga percaya, dengan saling menghormati antar pengguna jalan dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas, suasana aman dan tertib di wilayah Tualang bisa terwujud.
“Keselamatan itu tanggung jawab kita bersama. Semoga semua pengendara bisa mendengar imbauan ini dan menjadikannya sebagai pengingat untuk selalu berhati-hati,” pungkas warga.
(Angga Fadli)














