Prof Dr Sutan Nasomal Presiden RI Harus Kawal Aktifis Luar Negeri Bela Kemanusian Jangan Diabaikan,Buka Mata Bilateral PBB

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Timteng-Presiden RI kiranya ambil bagian untuk mendampingi Aktifis Indonesia yang ambil bagian berada di timteng untuk kemanusian. Agar membuka mata telinga

para pemimpin dunia yang masih setengah hati memberikan dukungan terhadap penduduk muslim yang berperang di daerah zona merah Gaza, ujar Prof Dr Sutan Nasomal Pakar hukum pidana Internasional, Ekonom memberikan suport masukan ajakan untuk mendukung penduduk muslim di Gaza kepada yth Bapak Jendral Haji Prabowo Subianto Presiden RI Tulen bukan petugas partai mengomentari materi pertanyaan para pemimpin redaksi media onlen cetak di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta Rabu (8/10/2025)

Prof Sutan Nasomal Adalah Kejahatan Luar Biasa Menangkap Aktifis Menuju Palestina dalam misi memberikan bantuan Kemanusiaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Negara yang melakukan pelanggaran Hukum dan Hak Asasi Manusia yang terbanyak dan terkejam adalah Israel selama sepanjang sejarah perang di Tim-Teng.

Para Aktifis Global Sumud Flotilla di perairan Gaza, Rabu (1/10/2025) di serbu pasukan Israel dan ditangkap di laut.
500 Aktifis ini di paksa di bawa ke dalam tahanan penjara israel.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH menyayangkan kejadian tersebut dan meminta perhatian seluruh Negara dan PBB agar para aktifis tersebut di bebaskan.

READ  Masyarakat Desak APH Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Prof. Sutan Nasional:APH Jangan Tutup Mata

Bila Aktifis saja di anggap musuh oleh Israel maka seluruh Negara yang menegakkan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia adalah musuh Israel.

Israel kalau mau di hargai Hak Asasi Hukumnya. Maka israel harus menghormati para aktifis yang menuju Palestina untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

Bila Israel mau di bantu rakyatnya maka jangan halangi para aktifis menolong semua korban perang.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH meminta kepada seluruh para pemimpin Negara agar melakukan aksi balasan kejahatan Israel serta membuka semua jalan menuju Palestina walau harus perang sekala besar.

Indonesia yang mematuhi UUD 1945 menjadi matahari anti penjajahan dan menolak penindasan dengan alasan apapun. Tidak perlu lagi dialog kepada Israel yang telah menghina para aktifis kemanusiaan.

Israel harus bertanggung jawab atas kejahatan perang dan pelanggaran Hak Asasi Manusia selama konflik terjadi.

Prof Sutan Nasomal meminta kepada Presiden RI Prabowo Subiyanto agar menyelamatkan para aktifis yang ditangkap oleh Israel.Israel seperti teroris di Tim-Teng,indonesia tidak negosiasi kepada Teroris

Narasumber : Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yakub F Ismail,Di Balik Gencatan: Implikasinya bagi Indonesia
Aceng Syamsul Hadie: Segera Keluar dari BoP (Board of Peace) Sekarang, Jangan Biarkan Indonesia Dijadikan Alat Legitimasi Penjajahan
Pemerintah Kerajaan Maroko Tegaskan Keamanan Teluk adalah Harga Mati bagi Maroko
Finlandia Dukung Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko sebagai Solusi Sahara Maroko
Aceng Syamsul Hadie: Segera Keluar dari BoP ala Trump, Indonesia Jangan Jadi Kaki Tangan Blok Geopolitik Barat
Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Dagang AS – Indonesia, Stabilitas Tarif atau Menggadaikan Kedaulatan..?!
Budaya Leluhur Bangkit di Pesta Rakyat Kecamatan Pasan Tahun 2026
Menenun Perdamaian Dunia dari Davos: Kepemimpinan Visioner HM Raja Mohammed VI dan Pengesahan Piagam “Board of Peace”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 01:00 WIB

Yakub F Ismail,Di Balik Gencatan: Implikasinya bagi Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 02:42 WIB

Aceng Syamsul Hadie: Segera Keluar dari BoP (Board of Peace) Sekarang, Jangan Biarkan Indonesia Dijadikan Alat Legitimasi Penjajahan

Senin, 2 Maret 2026 - 23:41 WIB

Pemerintah Kerajaan Maroko Tegaskan Keamanan Teluk adalah Harga Mati bagi Maroko

Senin, 2 Maret 2026 - 23:37 WIB

Finlandia Dukung Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko sebagai Solusi Sahara Maroko

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:20 WIB

Aceng Syamsul Hadie: Segera Keluar dari BoP ala Trump, Indonesia Jangan Jadi Kaki Tangan Blok Geopolitik Barat

Berita Terbaru