Diduga Ada Lingkaran Manipulasi Data Penerima Beasiswa KIP-K di STISIP Widyapuri Sukabumi, Siapa Yang Bertanggungjawab?

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi – Dugaan praktik manipulasi dan penyalahgunaan program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) mencuat di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Sukabumi, yakni STISIP Widyapuri Mandiri. Indikasi kuat muncul dari keberadaan kelas pengembangan yang berlokasi di beberapa wilayah salah satunya di kecamatan simpenan.

Informasi yang diterima redaksi menyebutkan, terdapat indikasi data fiktif pada tiga angkatan penerimaan mahasiswa penerima KIP-K, yaitu tahun 2022, 2023, dan 2024. Dugaan ini menguat terutama pada angkatan 2022 dan 2023. Berdasarkan konfirmasi dari sejumlah mahasiswa nonaktif, mereka mengaku telah ditipu dan dibodohi terkait pengajuan beasiswa tersebut.

Beberapa mahasiswa menuturkan bahwa sebelum proses seleksi dan penerimaan resmi berlangsung, data mereka sudah lebih dulu difiktifkan untuk kepentingan pencairan dana. Sejumlah nama dicatut, status keaktifan dipalsukan, bahkan ada yang sama sekali tidak pernah menjalani perkuliahan namun terdaftar sebagai penerima KIP-K.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak manipulasi data, kejanggalan, dan ketidakbenaran dalam pengajuan KIP-K, terutama di angkatan 2022–2023. Kami merasa dijadikan alat untuk kepentingan pihak tertentu,” ujar salah seorang narasumber yang identitasnya minta dirahasiakan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi pengelolaan dana bantuan pendidikan yang seharusnya tepat sasaran. Lebih jauh, muncul dugaan bahwa praktik manipulasi ini tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan pimpinan pusat STISIP Widyapuri Mandiri. Sebab, secara prinsip tidak ada kampus pengembangan atau cabang yang bisa berdiri tanpa persetujuan dan otorisasi dari pengurus pusat.

READ  Gurita Puluhan Miliar Proyek Revitalisasi, Dari SIPLah Hingga Borongan. Diduga Ada Oknum Disdik Kabupaten Sukabumi Bermain?

“Bagaimanapun, tidak akan ada kampus pengembangan tanpa ada konfirmasi ataupun tidak diketahui pimpinan pusat,” kata salah satu sumber mantan internal kampus.

Ketika dikonfirmasi terkait dugaan manipulasi ini, salah seorang pengurus kampus STISIP Widyapuri B (inisial) hanya memberikan jawaban singkat lewat pesan WhatsApp:

“Silakan datang ke Ketua Yayasan.”Ujarnya singkat pada jumat (3/9/2025)

Jawaban singkat tersebut justru menambah tanda tanya besar. Apakah benar ada praktik sistematis yang melibatkan lingkaran internal kampus dalam permainan data beasiswa KIP-K?

Kasus ini jika benar terbukti, berpotensi mencederai semangat pemerintah dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi mahasiswa kurang mampu. Program KIP-K yang seharusnya menjadi jalan keluar untuk meringankan beban mahasiswa dari keluarga tidak mampu, justru dikhawatirkan dijadikan lahan empuk manipulasi oleh oknum tak bertanggung jawab.

Dugaan penyalahgunaan ini menuntut perhatian serius dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta aparat penegak hukum. Jika tidak diusut tuntas, praktik semacam ini dikhawatirkan terus berulang dan merugikan banyak pihak, terutama mahasiswa miskin yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Masyarakat dan para orang tua mahasiswa berharap pihak kampus, khususnya pimpinan STISIP Widyapuri, memberikan klarifikasi terbuka dan transparan terkait kasus ini. Publik juga menanti tindakan tegas dari pihak yayasan agar dugaan manipulasi data tidak menjadi preseden buruk dalam dunia pendidikan tinggi

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak
PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 
Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Disdik Sukabumi Buka Suara Soal Dugaan Manipulasi Data Siswa PKBM, Tegaskan Akan Lakukan Penelusuran dan Tindak Lanjut Hukum
Fakta Baru Skandal Dugaan Pengelolaan Dinasti dan Manipulasi Data Siswa di PKBM Bintang Mandiri Sukabumi Kian Terkuak
Kampus Diminta Adaptif di Tengah Efisiensi Anggaran Negara, Pengabdian Masyarakat Tetap Jadi Prioritas Tridharma
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 02:38 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak

Senin, 13 April 2026 - 03:03 WIB

PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 

Jumat, 10 April 2026 - 06:29 WIB

Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif

Kamis, 9 April 2026 - 22:43 WIB

Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB