Integrasi Data Penerima Manfaat, Penyaluran MBG Lebih Tepat Sasaran

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 00:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan modernisasi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025. Kini, seluruh data penerima terintegrasi secara langsung dengan dua basis data pendidikan terbesar di Indonesia, yaitu DAPODIK (Data Pokok Pendidikan) milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta EMIS (Education Management Information System) milik Kementerian Agama.

Kebijakan berbasis teknologi ini tertuang dalam Keputusan Kepala BGN Nomor 63 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Pemerintah Program MBG. Integrasi ini menjadi tonggak penting dalam memastikan program bantuan gizi nasional lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.

“Seluruh penerima manfaat kini diverifikasi secara digital melalui basis data resmi pemerintah. Sistem ini memastikan tidak ada lagi penerima ganda, data fiktif, atau tumpang tindih. Setiap porsi bantuan akan diterima oleh mereka yang benar-benar berhak,” ujar Kepala Biro Hukum & Humas BGN, Khairul Hidayati di Jakarta, Senin (8/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika sebelumnya proses pendataan dilakukan secara manual oleh berbagai instansi sehingga berpotensi menimbulkan duplikasi, keterlambatan, atau ketidaktepatan sasaran, kini data peserta didik secara otomatis terhubung dan terverifikasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Untuk kelompok non-pelajar seperti ibu hamil, menyusui, dan balita, pendataan juga akan memanfaatkan basis data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta hasil verifikasi lapangan oleh Puskesmas, Posyandu, dan kader kesehatan.

READ  Ketua Umum DPH LAMR Kepulauan Meranti Temui Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau

“Kami ingin memastikan setiap bantuan gizi yang diberikan tepat sasaran. Integrasi digital ini menjadi fondasi penting bagi tata kelola program yang bersih, efisien, dan kredibel,” tambah Hida.

Pantauan Real-Time dan Pencegahan Penyimpangan

Melalui sistem digital terintegrasi ini, pemerintah dapat melakukan pemantauan secara real-time terhadap jumlah dan profil penerima manfaat di setiap satuan pendidikan, lembaga keagamaan, maupun wilayah administratif.

Fitur verifikasi silang juga memungkinkan data penerima dibandingkan dengan berbagai program bantuan sosial lain, sehingga risiko penyalahgunaan data, penerima ganda, atau penyimpangan distribusi dapat diminimalkan.

Tak hanya itu, data yang terkumpul akan menjadi dasar perumusan kebijakan gizi nasional jangka panjang, seperti pemetaan wilayah rawan stunting, daerah dengan kekurangan gizi mikro, hingga lokasi prioritas pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Dengan data yang akurat dan menyeluruh, kami dapat menentukan strategi intervensi yang lebih tepat, mengetahui wilayah dengan kebutuhan paling mendesak, hingga menyusun menu yang sesuai karakteristik lokal,” tutup Hida.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB