Musda IKT Pertama di Sorong Selatan Bersejarah, Agustina Pagiling Resmi Jabat Ketua 2025–2030

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Teminabuan, 6 September 2025 — Sebuah tonggak sejarah baru tercipta di Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Untuk pertama kalinya, Ikatan Keluarga Toraja (IKT) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat persaudaraan di Gedung Putih Trinati, Distrik Teminabuan, Sabtu (6/9/25).

Acara penting ini bertujuan memilih Ketua IKT Sorong Selatan masa bakti 2025–2030. Lebih dari sekadar pemilihan, Musda IKT ini menjadi wadah memperkuat tali persaudaraan, mengasah jiwa kepemimpinan, dan menjaga nilai-nilai luhur Toraja di tanah perantauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan Musda ini secara resmi dibuka oleh Kompol Yohanes Pabuntang, Wakapolres Sorong Selatan, yang juga menjabat sebagai Plt. Ketua IKT Sorong Selatan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pemilihan ini bukan hanya soal mencari pemimpin, tetapi tentang menjaga marwah organisasi, menumbuhkan semangat demokrasi, serta memperkuat ikatan kekeluargaan di antara masyarakat Toraja di Sorong Selatan.

“Musda ini bukan hanya memilih seorang ketua, tapi menjadi ruang belajar tentang demokrasi, tanggung jawab, dan persaudaraan. Ini adalah bentuk pengabdian kepada tanah rantau dan kepada akar budaya kita sendiri,” ujar Kompol Yohanes dalam sambutan hangatnya.

Dengan mengusung semangat pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil), panitia telah menjalankan proses seleksi yang berlangsung selama lima bulan. Tiga nama kandidat berhasil dijaring dan ditetapkan sebagai calon tetap, yaitu:
– Agustina Pagiling, S.Sos., M.Tr.AP.
– Darius.
– Kompol Yohanis Pabuntang.

Setiap kandidat diberi ruang untuk memaparkan visi, misi, dan program kerja yang mengakar pada nilai-nilai Toraja dan kebutuhan masyarakat di tanah rantau.

READ  Minimalisir Potensi Gangguan Kamtib, Rutan Rengat Gelar Razia Rutin

Dalam Musda yang dihadiri oleh 459 pemilih terverifikasi, proses pemungutan suara berlangsung tertib dan demokratis. Tepat pukul 13.35 WIT, panitia seleksi menetapkan Agustina Pagiling, S.Sos., M.Tr.AP sebagai Ketua IKT Sorong Selatan masa bakti 2025–2030, dengan perolehan suara terbanyak.

Musda pertama ini mengangkat tema dalam bahasa Toraja:
“Misa Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate, Sikamase Sirande Dimaya-Maya.”
Yang berarti: “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh.”

Tema ini bukan sekadar simbol, melainkan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga solidaritas, kerja sama, dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Toraja di Sorong Selatan.

Dengan terpilihnya Ketua baru, harapan besar pun disematkan. Agustina Pagiling diharapkan mampu menjadi pemimpin yang visioner, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai adat serta kearifan lokal Toraja.

“Saya menerima amanah ini dengan rendah hati. IKT Sorong Selatan harus menjadi rumah yang nyaman bagi semua, tempat kita menjaga identitas dan membangun masa depan yang lebih baik bersama,” ucap Agustina dalam pidato perdananya.

Musda ini juga memperlihatkan sinergi yang kuat antara komunitas, aparat keamanan, dan pemerintah daerah. Hadirnya Wakapolres sekaligus Plt Ketua IKT membuktikan bahwa organisasi kedaerahan memiliki peran penting dalam memperkuat stabilitas sosial di daerah.

Musda IKT Sorong Selatan pertama ini bukan hanya menjadi catatan sejarah bagi komunitas Toraja di tanah rantau, tetapi juga contoh konkret bahwa demokrasi dan budaya dapat berjalan seiring. Sebuah pelajaran tentang bagaimana perbedaan dapat dijembatani melalui dialog, penghormatan, dan cinta terhadap tanah asal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Manajemen Risiko Jalan Tol: HKA Catatkan Waktu Respon Tangani Insiden 2,5 Menit
Wadir I Politeknik Negeri Bengkalis Buka dan Lepas Parade Budaya Nusantara sebagai Implementasi Projek MKWK
Apoy Apresiasi Kehadiran Iman Adinugraha, Berharap Aspirasi Petani Sukabumi Diperjuangkan di Tingkat Pusat
Kepala SMPN 1 Bengkalis Resmi Buka Projek MKWK Polbeng, Permainan Rakyat Melayu Jadi Sarana Penguatan Karakter
Diduga Langgar Hak Pekerja, Praktik Ketenagakerjaan PT DKS di Meranti Perlu Dievaluasi
Abrasi Sungai Terjang Kuala Enok, Belasan Bangunan Rusak dan Fasilitas Umum Ambruk, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Wabup Yuliantini Buka Ngobrol Pintar Bersama Dewan Pendidikan, Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan Inhil
Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:41 WIB

Manajemen Risiko Jalan Tol: HKA Catatkan Waktu Respon Tangani Insiden 2,5 Menit

Minggu, 21 Juni 2026 - 02:15 WIB

Wadir I Politeknik Negeri Bengkalis Buka dan Lepas Parade Budaya Nusantara sebagai Implementasi Projek MKWK

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:52 WIB

Apoy Apresiasi Kehadiran Iman Adinugraha, Berharap Aspirasi Petani Sukabumi Diperjuangkan di Tingkat Pusat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:28 WIB

Kepala SMPN 1 Bengkalis Resmi Buka Projek MKWK Polbeng, Permainan Rakyat Melayu Jadi Sarana Penguatan Karakter

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:20 WIB

Diduga Langgar Hak Pekerja, Praktik Ketenagakerjaan PT DKS di Meranti Perlu Dievaluasi

Berita Terbaru