SUARARAKYAT.info|| Garut-Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di kaki Gunung Putri, tepatnya di Kampung Cikendi, RT 01 RW 12, Desa Mekarjaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Di tempat yang asri dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan ini, Irvan bersama saudara-saudara seideologi berkumpul untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperdalam nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.sabtu (9/8/2025)
Kegiatan ini bukan sekadar temu kangen, tetapi juga menjadi ajang “belajar sama yang sedang belajar” sebuah ungkapan yang menggambarkan semangat kesetaraan, kebersahajaan, dan saling menghormati. Prinsip duduk sama rendah, berdiri sama tinggi menjadi landasan pertemuan ini, menegaskan bahwa di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa Sang Pemilik Mutlak seluruh alam, makhluk, dan hukum-Nya semua manusia adalah sama.
Irvan mengungkapkan bahwa tempat ini memiliki sejarah sebagai ruang untuk saling asah, asih, dan asuh, membentuk ikatan persaudaraan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur. “Kami semua sedang belajar untuk bertuhan kepada Sang Pemilik Mutlak, Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kami belajar untuk menuhankan-Nya, untuk mencintai-Nya sepenuh hati,” ujarnya penuh harap.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sela pertemuan, doa bersama dipanjatkan agar seluruh peserta dan masyarakat luas selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kecukupan rezeki, serta rahmat dan berkah yang sempurna dari Tuhan Yang Maha Kuasa. “Semoga kita semua selalu dilimpahkan keberkahan dan kekuatan untuk menjalani hidup dengan jalan yang diridai-Nya. Aamiin yaa rabbal alamin,” tutup Irvan.
Pertemuan di kaki Gunung Putri ini menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus perubahan zaman, masih ada ruang-ruang hening tempat manusia kembali menata hati, menyegarkan pikiran, dan memperkuat keyakinan, demi menjalani kehidupan yang penuh makna.
(Hs)














