Dugaan Skandal PIP di SMK Nusantara 89 Nagrak: Uang Bantuan Siswa Disedot, Buku Tabungan dan ATM Disita Sekolah

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 02:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Sukabumi – Program Indonesia Pintar (PIP) yang digadang-gadang pemerintah sebagai langkah strategis untuk mendukung pendidikan bagi keluarga kurang mampu, kini tercoreng oleh dugaan penyalahgunaan di lingkungan pendidikan sendiri.jumat (8/8/2025)

Kasus ini mencuat di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nusantara 89, yang berlokasi di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Informasi dari salah satu orang tua siswa mengungkap praktik mencurigakan terkait pencairan dan pengelolaan dana PIP yang seharusnya menjadi hak penuh peserta didik.

Orang tua siswa tersebut mengaku anaknya adalah penerima bantuan PIP. Namun, sejak bantuan cair, anaknya tak pernah memegang sepeser pun uang itu. Pihak sekolah disebut-sebut langsung mengambil seluruh dana yang dicairkan siswa dengan alasan untuk membayar uang bangunan. Ironisnya, meski dana bantuan disedot untuk alasan tersebut, pihak sekolah masih mencatat adanya “tunggakan” yang harus dibayar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pihak sekolah beralasan untuk pembayaran uang bangunan, tapi anehnya, masih saja ada tunggakan. Bahkan ada teman anak saya yang sudah lunas bayar uang bangunan, tapi bantuan PIP tetap tidak diberikan, katanya baru akan diserahkan nanti waktu kelas 3,” ujarnya kepada awak media.

Modus yang digunakan diduga sistematis. Setelah siswa mencairkan dana PIP di bank, seluruh uang diminta pihak sekolah. Tidak hanya itu, buku tabungan dan kartu ATM atas nama siswa pun ditahan oleh pihak sekolah, sehingga penerima manfaat kehilangan kendali penuh atas bantuan yang semestinya mereka kelola sendiri.

READ  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

“Anak saya hanya mencairkan uangnya saja di bank, setelah itu uangnya diambil oleh pihak sekolah. Buku tabungan dan ATM juga ikut diambil,” tambahnya dengan nada kesal.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media menemui kendala. Saat mendatangi lokasi sekolah, pihak keamanan menyebut kepala sekolah dan pengurus terkait sedang berada di cabang sekolah lainnya.

“Maaf bapak bapak, pihak sekolah tidak ada di ruangan nya lagi ada agenda ke cabang sekolah lainya”.singkat pihak keamanan (satpam)

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyalahgunaan bantuan pendidikan di berbagai daerah. Padahal, secara aturan, dana PIP merupakan hak siswa sepenuhnya, yang penggunaannya harus berdasarkan kebutuhan mereka, bukan ditarik paksa oleh institusi pendidikan.

Masyarakat berharap pihak Dinas Pendidikan dan penegak hukum segera turun tangan mengusut dugaan penyelewengan ini. Sebab, jika praktik semacam ini dibiarkan, tujuan mulia program pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan akan menjadi sekadar slogan tanpa arti.

Bersambung…. 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak
PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 
Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Disdik Sukabumi Buka Suara Soal Dugaan Manipulasi Data Siswa PKBM, Tegaskan Akan Lakukan Penelusuran dan Tindak Lanjut Hukum
Fakta Baru Skandal Dugaan Pengelolaan Dinasti dan Manipulasi Data Siswa di PKBM Bintang Mandiri Sukabumi Kian Terkuak
Kampus Diminta Adaptif di Tengah Efisiensi Anggaran Negara, Pengabdian Masyarakat Tetap Jadi Prioritas Tridharma
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 02:38 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak

Senin, 13 April 2026 - 03:03 WIB

PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 

Jumat, 10 April 2026 - 06:29 WIB

Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif

Kamis, 9 April 2026 - 22:43 WIB

Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati saat menyampaikan paparan pada Rapat Koordinasi Percepatan Perolehan SLHS dan Peningkatan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di SPPG Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan

Badan Gizi Nasional

BGN Tegaskan Relawan SPPG Wajib Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:57 WIB