SUARARAKYAT.info|| Jakarta-PT Alroyyan Cahaya Mandiri resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah Lembaga Latihan Kerja(LPK) kejuruan dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kesiapan Pekerja Migran Indonesia(PMI) yang akan diberangkatkan ke negara negara tujuan seperti Eropa dan Jepang.
Penandatanganan MoU ini dilaksanakan di kantor pusat P3MI Alroyyan Cahaya Mandiri yang berlokasi di jalan Mujair I No.45, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.kamis (7/8/2025)
Direktur Utama PT Alroyyan Cahaya Mandiri, Judi Panca Nugroho, mengatakan kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung target penempatan PMI yang lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi,seiring dengan pembentukan Kementrian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia(KP2MI) oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan hadirnya KP2MI, kami PT Alroyyan Cahaya Mandiri siap bersinergi untuk memenuhi target penempatan pekerja berkualitas ke Eropa dan Jepang. Ini merupakan langkah konkret kami untuk mendukung program pemerintah,”tuturnya.
Judi menjelaskan bahwa sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, LPK memiliki tugas utama dalam pelatihan dan peningkatan keterampilan. Sedangkan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia(KP2MI) bertanggung jawab dalam mencari peluang kerja dan menempatkan tenaga kerja ke luar negeri.

“Oleh karena itu, kami mengajak rekan-rekan LPK untuk bekerja sama sebaik mungkin guna menciptakan tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi terlindungi secara hukum dan kesejahteraan,”jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa langkah ini diharapkan bisa memberi kontribusi meski kecil, terhadap target penempatan pemerintah sebesar 450 ribu pekerja pertahun.
Saat ini, angka tersebut masih terkendala oleh belum dibukanya kembali akses penempatan ke kawasan Timur Tengah, khususnya Arab Saudi.
(Iim Kaspiana)














