SUARARAKYAT || PASURUAN — Kelompok Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) Kecamatan Kraton menyelenggarakan kegiatan pengukuhan pengurus tingkat kecamatan sekaligus melantik 50 Koordinator Desa (Kordes) masa bakti 2026 bertempat di Pendopo Kecamatan Kraton, Minggu (28/6). Dalam momentum bersejarah tersebut, kepengurusan KOPAN Kecamatan Kraton secara resmi dikukuhkan langsung oleh Camat Kraton sebagai langkah strategis membangun ketahanan wilayah dari ancaman peredaran gelap narkotika.
Usai memimpin prosesi pengukuhan, Camat Kraton memberikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap komitmen kaum muda di wilayahnya. Pimpinan wilayah Kecamatan Kraton tersebut berharap pelantikan massal ini tidak berhenti pada seremonial di atas panggung semata, melainkan terus melahirkan gerakan edukasi yang masif di seluruh pelosok desa.
“Dengan dikukuhkannya KOPAN Kecamatan dan Kordes se-Kecamatan Kraton, saya berharap ada kontribusi dan partisipasi aktif dari pemuda untuk ikut peduli dan benar-benar bisa mewujudkan Kraton Bersinar (Bersih dari Narkoba). Terus semangat dan akan kami support sepenuhnya,” tegas Camat Kraton memberikan suntikan motivasi kepada para relawan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Senada dengan arahan tersebut, Ketua Pelaksana Kegiatan, M. Ubaidillah Abdi, dalam laporan sambutannya mengungkapkan bahwa pembentukan benteng pertahanan berbasis desa ini lahir dari keprihatinan atas kondisi darurat narkoba saat ini. Menurutnya, peredaran barang haram tersebut kini tidak lagi hanya menyasar masyarakat di kota-kota besar, melainkan sudah merembes masuk ke gang-gang desa, warung kopi, hingga mengintai lingkaran pertemanan generasi muda. Atas dasar kegelisahan itulah, sebanyak 50 Kordes yang mewakili seluruh desa se-Kecamatan Kraton resmi dibentuk.
“Puluhan pemuda ini dilantik bukan untuk sekadar gagah-gagahan memakai atribut, melainkan dipersiapkan untuk menjadi mata, menjadi telinga, sekaligus mitra strategis aparat penegak hukum dalam menjalankan deteksi dini bahaya narkoba di desanya masing-masing,” ungkap M. Ubaidillah Abdi di hadapan para pimpinan daerah.
Lebih lanjut, Ubaidillah menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan pendanaan dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), fasilitasi tempat dari Pemerintah Kecamatan Kraton, serta bimbingan keilmuan yang diberikan oleh BNNK Pasuruan dan Satuan Reserse Narkoba Polresta Pasuruan Kota. Adapun prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah ikrar jabatan 50 Kordes tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KOPAN Kecamatan Kraton, Rismatul Khusnia, yang dibarengi dengan penyerahan bendera pataka organisasi.
Apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya deklarasi dan pelantikan ini juga datang dari Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Menurutnya, gerakan anti narkoba yang dimotori pemuda di Kecamatan Kraton ini perlu menjadi rujukan serta inspirasi bagi kecamatan-kecamatan lainnya di wilayah Kabupaten Pasuruan.
“Saya sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. Harapannya, nanti juga dibentuk koordinator desa di kecamatan-kecamatan lain sehingga semuanya bisa bersih dari narkoba,” ujar Samsul Hidayat.
Ia menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Pasuruan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap keterlibatan generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa, dalam berbagai upaya pemberantasan narkoba di daerah.
“Kami di DPRD mensupport adik-adik mahasiswa ini sebagai agen perubahan. Mereka memiliki peran penting untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menjadi pelopor gerakan hidup sehat dan bebas narkoba,” tegasnya.
Menurut Samsul, keterlibatan aktif pemuda menjadi kunci utama dalam menciptakan benteng sosial yang lebih kuat ketika menghadapi ancaman narkotika. Mahasiswa dan organisasi kepemudaan dinilai memiliki energi, kreativitas, serta pengaruh yang sangat besar dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat, terutama untuk merangkul sesama generasi muda.
Dukungan selaras turut ditekankan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang hadir membimbing langsung para relawan. Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kabupaten Pasuruan, Sony Nuhmana, S.Kom, menilai gerak cepat pemuda Kraton ini merupakan langkah percontohan yang patut diduplikasi secara luas.
“Sebuah inisiatif yang patut diapresiasi dan ditiru oleh pemuda di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan. Selain itu, dukungan yang bersifat kolaboratif dan sustainable diperlukan agar bibit potensi pemuda dalam pemberantasan narkoba semakin tumbuh kuat dan cita-cita Pasuruan bersih narkoba dapat terwujud,” tutur Sony Nuhmana.
Usai seluruh prosesi pelantikan dan sesi istirahat coffee break, kemeriahan acara berlanjut pada sesi Talkshow Anti Narkoba interaktif yang menghadirkan tiga narasumber utama, yakni perwakilan dari Kasatresnarkoba Polres Kota Pasuruan, Kepala BNNK Pasuruan, .
Agenda strategis kepemudaan ini mendapat dukungan lintas sektoral dengan hadirnya Anggota DPRD Dapil Kraton. Selain itu, tampak hadir jajaran Forkopimca Kraton seperti Kapolsek, Kepala Desa se-Kecamatan Kraton, pimpinan Puskesmas Ngempit dan Kraton, Kepala KUA, Ketua PKK, Ketua AKD, pimpinan MWCNU Kraton dan Sidogiri, hingga aliansi organisasi kemasyarakatan pemuda dan mahasiswa se-Kraton Pasuruan. Seluruh rangkaian kegiatan akhirnya ditutup dengan pembacaan Deklarasi Bersama “Kraton Tolak Narkoba”, doa penutup, serta sesi foto bersama.
Penulis : M Ubaidilah
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














