Suararakyat.info.Malang – Sebuah kebanggaan besar datang dari Kota Malang. M. Stalis Al Ayyubi, pemuda asal Kabupaten Malang, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan dinyatakan lulus sebagai Calon Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan ke-60 tahun 2025. Tak hanya lulus, Stalis dikenal sebagai sosok muda yang memiliki banyak keunggulan, termasuk penguasaan bahasa asing dan segudang prestasi akademik maupun non-akademik.selasa (30/7/2025)

Lahir di Banyuwangi pada 17 April 2007, Stalis adalah anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Imam Khambali, seorang PNS, dan Jami’ah Rehani, ibu rumah tangga. Meski berasal dari keluarga sederhana, Stalis menunjukkan komitmen kuat untuk menggapai cita-cita sebagai abdi negara sejak dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Riwayat pendidikannya pun mencerminkan konsistensi dan semangat belajar tinggi. Ia mengawali jenjang pendidikan dasar di SDN Blimbing 3 Kota Malang (2013–2019), kemudian melanjutkan ke MTS Mamba’ul Ulum Kabupaten Malang (2019–2022), dan akhirnya menuntaskan pendidikan menengah atas di SMAN 10 Kota Malang (2022–2025).
Salah satu pencapaian istimewanya adalah saat ia terpilih sebagai anggota Paskibraka Kota Malang tahun 2024, menunjukkan disiplin, kepemimpinan, dan jiwa nasionalisme yang tinggi. Tak hanya itu, Stalis juga menyabet medali emas dalam ajang bergengsi Indonesian Youth Science Competition (IYSC), membuktikan kemampuannya dalam bidang akademik dan sains di tingkat nasional.
Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu keunggulan yang membedakan Stalis dari banyak kandidat lainnya. Ia aktif mengikuti kursus Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin, serta mampu berkomunikasi dalam kedua bahasa tersebut. Keahliannya dalam bahasa Mandarin menjadi nilai tambah strategis dalam menghadapi tantangan global di masa depan, terlebih dalam konteks peran Polri yang semakin membutuhkan personel dengan kemampuan lintas budaya dan internasional.
Persiapan Stalis untuk menghadapi seleksi Akpol juga dilengkapi dengan pelatihan fisik intensif. Ia dibina langsung oleh kakak kandungnya sendiri, Kopda Imam Apriyanto, anggota Yon 464 Kopasgat TNI AU di Malang. Disiplin fisik, mental, dan karakter dibentuk sejak dini, termasuk melalui latihan bela diri Merpati Putih yang turut membentuk kepercayaan diri dan ketahanan mentalnya.

Sebagai tambahan, Stalis juga mengikuti bimbingan belajar secara daring khusus untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi ketat Akpol. Ketekunannya dalam belajar dan berlatih secara mandiri menjadi salah satu kunci keberhasilannya.
Saat ini, Stalis bersama keluarganya tinggal di Perumahan Asrikaton Indah, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Prestasinya menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya bahwa dengan niat kuat, disiplin, dan kerja keras, tidak ada yang mustahil untuk diraih.
Keberhasilan M. Stalis Al Ayyubi menembus Akpol 2025 bukan hanya kebanggaan keluarga, tetapi juga kebanggaan masyarakat Malang dan Jawa Timur secara umum. Ia menjadi bukti nyata bahwa anak muda Indonesia mampu bersaing dan berprestasi dalam berbagai bidang, sekaligus membawa harapan akan lahirnya generasi perwira Polri yang berintegritas, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
(Yusdiana Senoputra)















Izin membenarkan nama beliau M. Tsalis Al Ayyubi, bukan Stalis 🙏